Baca Berita

Kadis dikpora Kota Denpasar Ajak Guru Berpikir Holistik, Kepala Sekolah Harus Mengerti Pengadaan Barang dan Jasa

Oleh : pendidikan | 28 Agustus 2013 | Dibaca : 512 Pengunjung

Dalam rangka meningkatkan kompetensi kepala sekolah, petugas barang di sekolah dan bendahara barang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Disdikpora Kota Denpasar melaksanakan workshop pengadaan barang dan jasa serta penatausahaan di sekolah. Agenda workshop dibuka Kadisdikpora Kota Denpasar, Ir. I Gusti Ngurah Eddy Mulya,SE. Msi, Senin (26/8). Kadisdikpora Eddy Mulya mengapresiasi positif agenda workshop ini. Dikatakan, pengadaan barang dan jasa di sebuah instansi merupakan salah satu upaya untuk mendukung program pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan pelayanan yang maksimal bagi kepentingan masyarakat. Pengadaan barang dan jasa, baik yang pembiayaannya menggunakan APBD tentunya harus dilaksanakan secara efisien, efektif, terbuka, transparan, adil dan akuntabel. Eddy Mulya yang masuk lima terbaik Diklat pim nasional mengungkapkan, jika pikiran guru kreatif, maka dicerminkan dalam tindakan dan perkataannya. Tindakan guru juga mempengaruhi jalan hidupnya. Makanya dia berpesan hati-hatilah dengan pikiran. Guru harus memprogram pikiran untuk menuju perubahan yakni berpikir dengan baik bukan apa yang dipikirkan. Untuk itu, dia mengajak guru berpikir holistik (ketarpaduan). Kadisdikpora Eddy Mulya berharap, dari workshop ini dapat memberikan materi tambahan bagi kepala sekolah dalam pengelolaan barang dan jasa serta penatausahaan, agar dalam pelaksanaan dilembaganya masing-masing masalah pengadaan barang dan jasa dapat dikelola secara baik dan benar, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada. Sementara itu, Ketua Panitia penyelenggara workshop, Made Sudarya, S.E., melaporkan, kegiatan workshop pengadaan barang dan jasa serta penatausahaan pada tingkat SD, SMP, SMA dan SMK Negeri se-Kota Denpasar ini diikuti 387 peserta terdiri dari kepala sekolah, petugas barang di sekolah dan bendahara barang Dinas Dikpora Kota Denpasar. Agenda workshop dilaksanakan selama sepuluh hari, dimulai tanggal 26 Agustus sampai tanggal 10 September 2013, yang terbagi dalam lima angkatan. Sudarya menyebutkan, workshop ini menghadirkan narasumber yakni BPKP Perwakilan Bali, Inspektorat Kota Denpasar, bagian aset daerah Setda Kota Denpasar dan pengelola asset daerah Setda Kota Denpasar. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan workshop ini untuk menyamakan persepsi dalam mencatat, membukukan dan melaporkan sarana (aset) yang ada dan diterima di tiap sekolah. Sudarya menambahkan, biaya penyelenggaraan workshop ini dibebankan pada APBD Kota Denpasar tahun anggaran 2013.


Oleh : pendidikan | 28 Agustus 2013 | Dibaca : 512 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Video
No Video.
Facebook
Twitter
Statistik Pengunjung


282052

Pengunjung hari ini : 213
Total pengunjung : 73614

Hits hari ini : 765
Total Hits : 282052

Pengunjung Online: 2