Menu

10 Kursi SMP RSBI Diperebutkan 1.224 Calon Siswa

  • Selasa, 09 Juni 2009
  • 915x Dilihat
10 Kursi SMP RSBI Diperebutkan 1.224 Calon Siswa
Tercatat 1.224 orang calon siswa baru akan mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) di SMPN 1 Denpasar dan SMPN 3 Denpasar. Kedua SMP penyandang status Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) ini memang mendapat hak istimewa untuk menjaring siswa baru tanpa melalui seleksi Nilai Ujian Nasional (NUN). Baik SMPN 1 Denpasar maupun SMPN 3 Denpasar akan memberikan 70 persen kursi kepada para lulusan SD yang lolos seleksi TPA. Sedangkan 20 persen kursi akan diperebutkan oleh para calon siswa yang memiliki prestasi akademik/non-akademik minimal di tingkat kabupaten/kota dan 10 persen sisanya dijatahkan untuk calon siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu. Dihubungi Senin (8/6) kemarin, Kepala SMPN 1 Denpasar Drs. A.A. Gede Agung Rimbya Temaja, M.Ag. mengatakan pihaknya akan merekrut 170 orang siswa baru pada tahun ajaran 2009/2010. Dari jumlah itu, 119 orang (70 persen) akan direkrut melalui seleksi TPA, 34 orang siswa (20 persen) direkrut melalui seleksi jalur prestasi dan 10 persen kursi lagi dijatahkan untuk 17 orang siswa dari keluarga miskin. Guna memperebutkan 170 kursi itu, tercatat 547 orang calon siswa mengikuti persaingan tersebut. Artinya, calon siswa yang akan tersingkir dari persaingan alias gagal mendapatkan tempat di SMPN 1 Denpasar mencapai 377 orang (68,92 persen). Calon siswa yang memiliki prestasi akademik/non-akademik termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu juga diikutsertakan dalam TPA. 'Hanya, prestasi yang mereka miliki tetap diperhitungkan dalam penentuan kelulusan. Sesuai pengalaman tahun-tahun sebelumnya, siswa-siswa berprestasi umumnya juga memiliki kemampuan akademis yang baik,' katanya. Pendapat senada juga dilontarkan Kepala SMPN 3 Denpasar Drs. I Made Darma, M.Pd. Dikatakan, TPA di sekolahnya akan diikuti 677 orang calon siswa di mana sebagian dari mereka juga mengikuti seleksi jalur prestasi. Daya tampung SMPN 3 Denpasar tercatat 240 kursi. Rinciannya, 168 orang calon siswa (70 persen) direkrut melalui seleksi TPA, 48 orang (20 persen) diseleksi melalui jalur prestasi dan 24 orang lagi (10 persen) dijatahkan untuk siswa-siswa dari keluarga kurang mampu. Seleksi di sekolah kami diikuti 677 orang calon siswa. Jadi, akan ada 437 orang atau 64,55 persen calon siswa yang harus tersingkir dari persaingan, katanya dan menambahkan, TPA di SMPN 1 Denpasar dan SMPN 3 Denpasar digelar serentak mulai Kamis (18/6) hingga Sabtu (20/6) mendatang. Dari segi kuantitas, kata Darma dan Rimbya Temaja, peserta TPA di SMP SBI pada tahun pelajaran 2009/2010 melonjak tajam dibandingkan tahun pelajaran sebelumnya. Sebagai perbandingan, jumlah peserta TPA di SMPN 1 Denpasar tahun ajaran 2008/2009 lalu hanya tercatat 338 orang dan TPA di SMPN 3 Denpasar hanya diikuti 277 orang peserta. Lonjakan jumlah peserta TPA ini diperkirakan berkaitan erat dengan kebijakan Departemen Pendidikan Nasional yang menurunkan standar minimal nilai rapor kelas III-VI SD calon siswa untuk mata pelajaran IPA, Matematika dan Bahasa Indonesia dari 75 menjadi 70. Artinya, kebijakan itu secara otomatis akan membuat jumlah calon siswa yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti TPA membengkak. Sumber : Bali Post