Menu

45.596 Siswa SMA/SMK Ikuti ‘’Try Out’’ UN

  • Rabu, 15 Februari 2012
  • 700x Dilihat
45.596 Siswa SMA/SMK Ikuti ‘’Try Out’’ UN
Tercatat 45.596 siswa SMA/MA dan SMK atau sederajat di Bali secara serentak mengikuti try out (ujian pemantapan) ujian nasional (UN) di sekolah masing-masing mulai Selasa (14/2) ini. Rinciannya, 25.245 orang merupakan siswa SMA/MA yang akan mengikuti UN untuk enam mata pelajaran hingga Jumat (17/2) mendatang. Sedangkan UN SMK yang mengujikan tiga mata pelajaran diikuti 20.351 siswa akan digelar hingga Kamis (16/2) mendatang. Kadisdikpora Bali, Drs. AA Gde Sujaya, M.Pd., didampingi Kabid Pengkajian dan Pengembangan, Wayan Suarna, S.E., M.Si., mengatakan, try out UN ini sebagai parameter untuk mengukur kesiapan siswa menghadapi UN yang sesungguhnya. Oleh karena itu, materi soal try out dirancang sesuai dengan standar kompetensi lulusan (SKL) yang ditetapkan pemerintah Pusat. Yang lebih penting lagi, try out UN juga menerapkan lima paket soal berbeda dalam satu ruangan seperti yang diterapkan pada UN. Menurut AA Sujaya, penerapan lima paket soal berbeda dalam satu ruangan itu bertujuan untuk membiasakan peserta UN masuk ke dalam suasana UN yang sesungguhnya. Akses kerjasama antarpeserta diminimalisasi serendah mungkin sehingga hasil try out itu benar-benar mampu menggambarkan tingkat kesiapan siswa menghadapi UN mendatang. Dengan begitu, pihak sekolah akan bisa mengetahui secara pasti pada mata pelajaran mana siswa-siswanya memiliki kelemahan mendasar yang potensial membuat mereka tersandung pada UN. Selanjutnya, sisa waktu pasca try out UN itu wajib dimanfaatkan pihak sekolah untuk menggenjot siswa pada mata pelajaran yang mengkhawatirkan. “Dalam try out, kami berharap pihak sekolah melakukan pengawasan ekstraketat sehingga hasil try out itu benar-benar mampu menggambarkan kemampuan siswa secara riil,” kata AA Sujaya. Dikatakan AA Sujaya, mata pelajaran yang di-try out-kan disesuaikan dengan mata pelajaran yang menjadi materi UN. Untuk jenjang SMA program IPA mulai Selasa hingga Jumat mendatang dihadapkan dengan mata pelajarannya Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Matematika, Kimia dan Biologi. Program IPS yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi, Matematika, Sosiologi, dan Geografi. Sedangkan Program Bahasa diujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Asing, Matematika, Antopologi dan Sastra Indonesia. Untuk try out SMK, mata pelajarannya meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika. ‘’Soal-soal try out UN SMA/SMK sudah distribusikan ke Disdikpora kabupaten/kota se-Bali, Minggu (12/2) lalu dengan pengawalan ketat polisi,’’ ujar AA Sujaya yang mantan Kabid Dikmen. Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., mengatakan, sudah mengintruksikan pihak sekolah melakukan pengawasan ekstraketat pelaksanaan try out dengan jalan menutup rapat-rapat peluang kerjasama antarpeserta try out dalam menyelesaikan soal-soal ujian. Jika komitmen itu tidak dilaksanakan atau segala bentuk kerjasama ditoleransi, pihak sekolah jelas akan rugi sendiri lantaran validitas hasil try out itu tidak mampu mencerminkan kesiapan siswa secara nyata dan keberhasilan sebuah sekolah dalam try out justru menjadi bias. “Siswa juga wajib memiliki kesadaran, tidak ada gunanya bekerja sama dalam try out. Itu justru sangat merugikan dan bisa menjerumuskan diri sendiri. Mereka yang meraih nilai bagus dalam try out juga tidak boleh terlena sehingga melemahkan semangat belajar. Ingat, medan pertempuran yang sesungguhnya adalah UN itu sendiri,” katanya mengingatkan.