5.851 Siswa SMK Ikuti Tes Teori Kejuruan
SETELAH mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK), siswa kelas XII SMK mengikuti tes teori kejuruan yang merupakan rangkaian Ujian Nasional (UN). Di Denpasar, tercatat 5.851 siswa SMK mengikuti tes teori kejuruan yang digelar serentak, Senin (19/3) kemarin. Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. I Wayan Supartha, M.Pd., sempat memantau jalannya tes teori kejuruan di SMK Kesehatan Bali Medika.
Di SMK Kesehatan Bali Medika, Kabid Wayan Supartha diterima Kepala SMK Kesehatan Bali Medika, Drs. Gde Rimaya, DMM. Di sekolah ini, tes teori kejuruan ini diikuti 200 siswa kelas XII peserta UN yang tersebar pada dua program keahlian yakni Keperawatan dan Analis Kesehatan.
Wayan Supartha mengatakan, pelaksanaan tes teori kejuruan di Denpasar berjalan lancar. Tidak ditemui adanya soal dan lembar jawabankomputer (LJK) yang rusak. Dikatakan Wayan Supartha, soal-soal tes teori kejuruannya sesuai dengan program keahlian masing-masing siswa meliputi program keahlian teknologi, pariwisata dan bisnis manejamen. Seluruh soal-soal tes teori kejuruan merupakan pilihan ganda (multiple choice).
Wayan Supartha menjelaskan, pelaksanaan tes teori kejuruan ini dimaksud untuk mendapatkan nilai kompetensi keahlian yang merupakan gabungan dari nilai UKK (praktek). Dengan pembobotan 70 persen nilai UKK dan 30 persen nilai tes teori kejuruan. Siswa dinyatakan lulus kompetensi keahlian kejuruan jika berhasil mendapatkan nilai minimal 6,0. ‘’Kalau mendapatkan nilai dibawah 6,0 otomatis siswa dinyatakan tak lulus kompetensi keahlian,’’ tegasnya.
Ditambahkan Wayan Supartha, pelaksanaan UN SMK dijadwalkan berlangsung pada 16- 18 April mendatang. Sementara UN susulan dijadwalkan pada 23 – 25 April mendatang. Materi UN meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika.