Menu

BANGUN KARAKTER SISWA YANG BERMARTABAT

  • Senin, 11 Januari 2010
  • 686x Dilihat
BANGUN KARAKTER SISWA YANG BERMARTABAT
Denpasar (denpasarkota.go.id), Guru Agama adalah ujung tombak dalam membentuk dan membangun karakter anak didik agar memiliki prilaku yang bermartabat. Untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam upaya membentuk karakter siswanya maka guru perlu diberikan pendidikan khusus seperti kegiatan work shop yang diselenggarakan hari ini. Demikian dikatakan Walikota Denpasar I B Rai D. Mantra saat memberikan sambutan dihadapan ratusan guru agama Jumat (8/1) di Aula Univ. UNHI Denpasar. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekkot Denpasar Rai Iswara, Kadis Pendidikan Lanang Jelantik, Guru Besar Pasca Sarjana Prof. DR. I B Gunada dan undangan lainnya. Mengawali sambutannya, Walikota berkesempatan mengucapkan selamat tahun baru 2010 kepada seluruh peserta yang hadir dengan harapan “semoga di tahun baru ini kita tetap diberikan kesehatan lahir bathin sehingga terus dapat meningkatkan upaya pelayanan kepada masyarakat”, ujar pria murah senyum ini. Dalam sambutannya Walikota menyambut baik dilaksanakannya work shop ini, sebab menurutnya kegiatan ini sangat strategis dalam meningkatkan kompetensi diri dari seorang guru dalam melaksanakan tugas profesinya. Rai Mantra juga menambahkan, seorang guru selalu dituntut untuk terus mampu mangapdate diri dari sisi sikap, mental dan intelektual sehingga guru mampu menjadi pigur panutan yang bisa diteladani oleh para siswanya. Disamping itu kurikulum sebagai nafasnya pendidikan hendaknya benar-benar dipersiapkan dengan baik, karena kurikulum sekolah ini akan menentukan arah dan keberhasilan misi dan visi sekolah yang diimplementasikan dalam program sekolah itu sendiri. Pengembangan kurikulum harus dapat mengakomodir segala sesuatu yang bersifat aktual dalam kehidupan nyata. Sehingga terjadi proses pembelajaran yang berbasis kontekstual itu benar-benar dirasakan dan dimaknai oleh peserta didik,harapnya. Sementara ketua penyelenggara Drs. Cok Putra Wisnu Wardana dalam laporannya mengatakan, kegiatan work shop ini diikuti oleh 300 guru agama Se-Kota Denpasar dari tingkat SD hingga SMA yang berlangsung selama tiga hari. Kegiatan ini juga terselenggara berkat kerjasama antara organisasi KKG (Kelompok Kerja Guru), MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) dan Yayasan Dharma Prawrti. Kegiatan ini juga menghadirkan pakar-pakar pendidikan seperti Prof. DR. I B Gunada, I Gde Sura dan lain-lain. Acara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Walikota serta penyerahan bantuan seperangkat buku dan CD tentang penulisan aksara Bali. (Sdn)