Belajar Kepemimpinan, Kepala SMP/SMA RSBI berguru ke Eropa
Denpasar (pendidikan.denpasarkota.go.id) Pemerintah pusat mempercayakan sejumlah Kepala sekolah di Denpasar untuk mengintip dan mendalami masalah kepemimpinan sekolah (school leadership) dan keunggulan kurikulum di Eropa dan Australia. Diharapkan ilmu yang didapat tersebut dapat diaplikasikan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di sekolah masing-masing.
The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) adalah organisasi internasional yang bertujuan untuk mempromosikan kerjasama di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara dalam hal ini menugaskan Kepala SMPN 3 Denpasar, Drs. I Made Darma, M.Pd., untuk mengintip kelebihan manajemen sekolah di Australia. Menurut Made Darma, " Kesempatan ini juga kami manfaatkan untuk menjajaki kerja sama sister school dengan sejumlah sekolah di Australia".
Ketua MKKS Kota Denpasar ini menambahkan, selama ini SMPN 3 Denpasar sudah menjalin kerjasama sister school dengan pihak Singapura dan Korsel. Selama di Australia, Made Darma ditugaskan mengintip pengelolaan sekolah secara umum, cara penanganan kelas dan bidang studi, penanganan siswa dan kinerja pegawai dan guru.
Kepala SMAN 4 Denpasar, Drs. I Ketut Rika, M.Pd., ditugaskan pemerintah Pusat ke Jerman, sedangkan Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Drs. I Gede Wenten Aryasudha, M.Pd., mendapat kesempatan mengikuti school leaderhip di Ankara, Turki. SMP PGRI 2 Denpasar merupakan satu-satunya sekolah swasta yang ditunjuk pemerintah pusat untuk mengintip kemajuan pendidikan di Turki, Aryasudha berangkat bersama 19 orang kepala sekolah se-Indonesia untuk mempelajari keunggulan pendidikan serta pengelolaan sekolah berstandar Internasional. "Jelas tantangan ini di swasta lebih berat, namun semua perubahan menuju kebaikan harus diterima kalau ingin pendidikan kita semuanya maju", Ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 5 Denpasar, Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., mendapat kesempatan emas mengikuti Training of Trainer (ToT) atau pelatihan kepemimpinan di South Gloucestershire United Kingdom, Inggris. Winata selama mengikuti ToT di Inggris, selain belajar teori, juga disebar di sekolah-sekolah di Inggris guna mengintip penerapan pola kepemimpinan. Winata juga membawa catatan kecil, bagaimana caranya mengatasi permasalahan pendidikan, membuat orang termotivasi untuk melakukan yang terbaik. Termasuk yang paling kecil, menangani guru malas mengajar.