Menu

Dewan Pendidikan Visitasi SMK Dwijendra Untuk Segera Buka Program Akuntansi

  • Kamis, 19 Februari 2009
  • 987x Dilihat
Dewan Pendidikan Visitasi SMK Dwijendra Untuk Segera Buka Program Akuntansi
Dewan Pendidikan Kota Denpasar dipimpin ketuanya, Rumawan Salain, Rabu (18/2) kemarin melakukan visitasi dan verifikasi ke SMK Dwijendra Denpasar. Visitasi ini sebagai prasyarat memberikan rekomendasi kepada SMK ini yang akan membuka program keahlian akuntansi. Rumawan Salain beserta Ida Bagus Sedana Manuaba dan Putu Sedana diterima langsung Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Ida Bagus Gede Wiyana, Kepala SMK Dwijendra Ketut Widia, S.Pd., M.Pda., para wakasek dan pengawas Yayasan Abdinegara. Ida Bagus Gede Wiyana mengungkapkan, Dwijendra ikut membantu percepatan pembangunan SMK dengan membuka program TI dan kini mengusulkan program keahlian akuntansi. Program ini dinilai strategis untuk menampung lulusan SMP yang ingin menjadi tenaga ahli madya keuangan dan perbankan. Di era mendatang pembangunan ekonomi memerlukan SDM Bali yang andal di bidang tersebut. Ia menjelaskan, siswa yang sekolah di Dwijendra datang dari tiga tipe yakni sisa seleksi di negeri, berekonomi sulit dan siswa yan tak mampu dibina oleh orangtuanya. Meski demikian, ia sudah menyiapkan lab akuntansi, SDM yang andal dan fasilitas memadai agar PBM-nya berkualitas. Kepala SMK Dwijendra Ketut Widia menambahkan, saat ini pihaknya sudah menyiapkan 22 guru bidang akuntansi lulusan Unud. Di samping itu juga didatangkan guru luar biasa dari kalangan industri. Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar Rumawan Salain mengungkapkan, siapa pun yang membantu pemerintah mempercepat pencapaian pendirian SMK akan dibantu, asalkan benar-benar fasilitas SMK-nya tersedia. Dengan demikian rekomendasi yang dikeluarkan Dewan Pendidikan kepada Disdikpora bukan rekomendasi stempel. Makanya ia memandang perlu diadakan visitasi dan verifikasi proposal yang diisulkan setiap ada penambahan bidang keahlian atau SMK baru. 'Kami nilai proposal SMK Dwijendra paling lengkap selama ini,' ujarnya. Ia mengatakan, selain bidang akuntansi, SMK yang diperlukan di Bali saat ini yakni SMK kuliner dan keperawatan. Peluang kerja program yang terakhir ini sangat tinggi khususnya untuk mengisi pasar kerja di Asia Tengah.