Dharma Wanita Persatuan Unit Disdikpora Denpasar Gelar Pelatihan Tata Rias
Tingginya aktivitas ibu-ibu dalam kegiatan adat maupun upacara lainnya membuatnya sering harus pergi ke salon kecantikan untuk berhias. Bahkan untuk berhias ke salon harus mengeluarkan uang cukup lumayan hingga ratusan ribu rupiah. Hal ini membuat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Gusti Ayu Suwandewi Mulya, mengajak DWP Unit Disdikpora bersama DWP sub unit sekolah SMP, dan SMA/SMK se-Kota Denpasar untuk meningkatkan diri dalam tata rias minimal untuk diri sendiri.
Dalam kesempatan tersebut Ny. Ayu Suwandewi memperagakan langsung cara menata rambut. Bimbingan tata rias DWP Unit Disdikpora Kota Denpasar ini diselenggarakan di aula SMKN 3 Denpasar, Jumat (16/3) kemarin.
Lebih lanjut Ny. Ayu Suwandewi mengharapkan melalui pelatihan ini, ibu-ibu bisa berhias sendiri, dengan demikian dapat mengurangi biaya untuk ke salon. Dengan bisa berhias sendiri kedepannya ibu-ibu tidak tergantung dengan orang lain. Berhias untuk diri sendiri perlu latihan dan praktek sehingga nantinya terbiasa. “Saya yakin bila dilakukan setiap ada kegiatan, nantinya pasti akan terbiasa berhias sendiri,†ujar Ny. Ayu Suwandewi, sembari mengatakan DWP Unit Disdikpora Kota Denpasar ke depannya akan menyelenggarakan pelatihan-pelatihan lain seperti senam dan paduan suara.
Sementara itu, Pembina DWP Unit Disdikpora Kota Denpasar, Ir. IGN Eddy Mulya, S.E., M.Si., memberi apresiasi positif diselenggarakannya kegiatan pelatihan tata rias ini. Ia berharap, program pelatihan semacam ini perlu dilakukan berkelanjutan.
Sebagai pendatang baru di jajaran Disdikpora Kota Denpasar, Eddy Mulya, juga menitip diri untuk bersama memadukan langkah memajukan pendidikan Kota Denpasar. Dikatakan, DWP merupakan pilar utama mensukseskan berbagai program pendidikan, khususnya dijajaran Disdikpora Kota Denpasar. Dia siap 24 jam menerima masukan dan kritikkan masyarakat.
Ny. Wayan Wiryadana istri Sekretaris Disdikpora Kota Denpasar dan Ny. Sri Ningsih Sukana istri Kabid Pemuda Olahraga, yang juga menjadi peserta pelatihan mengaku pelatihan ini sangat bagus. Mengingat kebanyakan ibu-ibu selama ini lebih sering ke salon setiap ada upacara. “Dengan adanya pelatihan ini tentunya sangat bermanfaat bagi ibu-ibu,†ujar Ny. Wayan Wiryadana.
Hal senada disampaikan Ny. Made Sumartini Winata, istri Kepala SMAN 5 Denpasar. Ia mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat.. Bahkan dengan pelatihan ini ia berharap bisa mandiri dalam tata rias atau bahkan bisa membantu di keluarga saat ada upacara tertentu.