Menu

Disdikpora Gelar Sosialisasi Penerapan SIM Pendidikan

  • Kamis, 05 Agustus 2010
  • 960x Dilihat
Disdikpora Gelar Sosialisasi Penerapan SIM Pendidikan
Kereneng (pendidikan.denpasarkota.go.id) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar melalui Bidang Bina Program mengadakan sosialisasi penerapan Sistem dan Informasi Manajemen (SIM) Pendidikan se-Kota Denpasar. Kegiatan diikuti 550 peserta dari unsur pengelola data sekolah dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA/SMK Negeri dan Swasta se-Kota Denpasar, berlangsung selama empat hari dari Selasa (3/8) s.d Jumat (6/8) di UPTD Rumah Pintar Kota Denpasar. Kabid Bina Program Disdikpora Kota, Dra. N. Helsy Pujiastuti, M.M., saat membuka acara mengatakan, pelaksanaan sosialisasi penerapan SIM Pendidikan ini bertujuan untuk memenuhi SIM Pendidikan sesuai standar minimal. Oleh karena itu, materi yang diberikan berupa teknik dan pendataan di sekolah, dan penggunaan aplikasi laporan individu sekolah mulai dari jenjang pendidikan TK hingga tingkat SMA/SMK. Diharapkan, melalui sosialisasi ini dapat mempersatukan persepsi dengan sistem manajemen pendidikan. Selain, sekolah mampu membuat laporan individu sesuai dengan format dan aturan yang berlaku. Sosialisasi ini diharapkan pula mendapatkan data laporan individu sekolah yang memiliki validitas yang mendekati kenyataan di lapangan. Pada hari pertama acara sosialisasi, dihadiri oleh pengelola data TK. Dilanjutkan hari kedua, untuk pengelola data tingkat SD. Sedangkan pada hari ketiga dan keempat SMP dan SMA/SMK se-Kota Denpasar. Menurut, Dra. Luh Putu Adi Santini, Kasi Data Evaluasi dan Pelaporan Bidang Bina Program Disdikpora Kota Denpasar, yang mengisi acara, mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk mendapatkan data individu sekolah yang valid karena program yang diberikan oleh Padati ini sudah diproteksi sehingga kecil kemungkinan bagi sekolah untuk melakukan kesalahan dalam pengisian data. Selain itu, menurut Santini, setiap kolom berhubungan dengan kolom yang lain. Jadi, apabila pengisian data tidak benar maka akan muncul pesan salah pada kolom berikutnya. Setiap sekolah diharapkan dapat menjalankan program Padati untuk kemudahan dan kelancaran proses export dan import data, harapnya. Lebih lanjut dikatakan Santini, SIM Pendidikan merupakan perpaduan antara SDM dan aplikasi teknologi informasi untuk memilih, menyimpan, mengolah, dan mengambil kembali data dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan bidang pendidikan. Pengertian lain, SIM Pendidikan adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen (perencanaan, penggerakan, pengorganisasian, dan pengendalian) dalam bidang pendidikan.