Menu

Giliran Siswa SD Jalani UASBN

  • Rabu, 14 Mei 2008
  • 1197x Dilihat
Giliran Siswa SD Jalani UASBN
Setelah SMA dan SMP, sejak kemarin giliran anak SD se-Bali memeras otak. Namun untuk siswa SD, istilahnya bukan UN (Ujian Nasional). Melainkan UASBN (Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional). Sedikitnya 62.633 siswa SD se-Bali ikut ujian akhir tersebut. Menurut Ketua Panitia UASBN, I Gusti Ngurah Widiartha, peserta tertinggi masih dipegang Denpasar, yaitu 11.635 siswa. Sedangkan terkecil adalah Klungkung dengan jumlah 2.908 siswa. Pria yang juga Kasubdin Dikmenum dan Dikmenjur Disdik Provinsi Bali ini menyebutkan, untuk hari pertama atau kemarin, siswa mengikuti ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dan hari ini Matematika, serta terakhir IPA. "Ada tiga mata pelajaran yang diajukan," jelas Widiartha. Standar kelulusannya bagaiama? Ditanya seperti itu Widiartha menyebutkan, kelulusan ditentukan oleh sekolah masing-masing. Hanya soalnya saja yang ada kontribusi 25 persen dari pusat. Sedangkan 75 soal dibuat di provinsi. "Namun kelulusan untuk SD memang ditentukan oleh sekolah. Artinya, standar kelulusan sekolah yang membuat sendiri," ujarnya. Kendati demikian, lembar jawaban tetap menggunakan pemeriksaan proses scaning, mirip dengan SMA dan SMP. Cuma cara menjawabnya bukan ngurek atau menghitami bulatan. Melainkan dengan menyilang. "Tapi bisa di-scan juga. Scan-nya juga tak perlu ke provinsi. Melainkan cukup di dinas masing-masing kabupaten atau kota," jelasnya lagi. SLB bagaiamana? Dia menyebutkan untuk siswa SLB SD, ada 45 siswa yang tersebar di seluruh Bali. Namun untuk SLB soalnya beda, jika SLB A tuna netra pakai braile. "Tergantung SLB apa, namun soalnya beda. Soalnya khusus dibuat beda dengan orang normal," pungkasnya. Sumber : Radar Bali