Guru SMK PGRI 4 Denpasar Disiapkan RSBI
Jika ingin sekolah maju, kita perlu meniru gaya SMK PGRI 4 Denpasar dalam mengelola SDM. Tiap tahun menjelang tahun ajaran baru, guru-guru di SMK PGRI 4 Denpasar dikumpulkan mengikuti workshop serangkaian peningkatan mutu.
Minggu (5/7) kemarin 71 guru SMK PGRI 4 Denpasar membedah KTSP terbaru dan menyusun Kriteria Keterampilan Minimal (KKM). Materi ini mutlak dilakukan guru menjelang mengajar di kelas. Apalagi SMK PGRI 4 Denpasar sedang mempersiapkan gurunya dengan pelayanan model Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI).
Ketua Komite SMK PGRI 4 Denpasar, Drs. IGB Wiadnyana,M.M., M.Pd., memaparkan pengembangan SMK PGRI 4 Denpasar menuju RSBI. Ia menegaskan pembangunan fasilitas gedung dan lab praktik bagi siswa, mewajibkan guru mengajar dengan bahasa Inggris alias bilingual dan mengedepankan pelayanan prima bagian dari RSBI. Dengan daya dukung yang memadai, ditambah SDM guru dan input berkualitas harapan RSBI ini akan tercapai.
Sasaran menuju RSBI ini menurut Kepala SMK PGRI 4 Denpasar, Drs. Ketut Suarya,M.Pd., sesuai dengan visi sekolah yakni menjadikan lulusan berilmu dan terampil menembus pasar kerja dunia. Dengan model pelayanan RSBI ini, kata dia, lulusannya akan mampu mengisi lapangan kerja di luar negeri.' Semangat menuju RSBI itu harus ada dulu,'ujarnya.
Bahkan Ketua PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar dalam sambutan tertulis dibacakan Made Rumpyuk mengaku program ini pas dengan program yayasan menuju model pelayanan RSBI.
Ketut Suarya mengatakan saat workshop guru diajak praktik menyusun KKM bersama sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SKKD) serta daya dukung sekolah. Tahun ini KKM di sekolah ini naik menjadi 67 -73. Khusus untuk materi produktif yang berhubungan dengan keahlian, KKM-nya minimal 71.
Keunggulan inilah yang membuat SMK PGRI 4 Denpasar di Jl. Kebo Iwa Selatan kini menjadi sekolah pilihan utama masyarakat Padangsambian, Kerobokan dan Denpasar sekitarnya. Hingga Minggu (5/7) kemarin sudah 500 calon siswa baru mendaftar di sekolah favorit ini. Mereka memilih tiga Program Keahlian yakni Akomadasi Perhotelan (AP), Multi Media (MM) dan Jasa Boga.
Sumber : Bali Post