Menu

Mencari Data Riil Program Sekolah Disdikpora Gelar Rakor Penyusunan Program Kerja

  • Rabu, 07 Desember 2011
  • 713x Dilihat
Mencari Data Riil Program Sekolah Disdikpora Gelar Rakor Penyusunan Program Kerja
Untuk mencari data riil tentang program sekolah, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar mengundang para kepala sekolah mulai tingkat SD, SMP, SMA/SMK untuk duduk bersama dalam agenda rapat koordinasi (rakor) penyelenggaraan penyusunan program kerja Disdikpora Kota Denpasar 2012 - 2017. Agenda rakor yang berlangsung selama empat hari dibuka, Selasa (6/12) kemarin oleh Kabid Bina Program Disdikpora Kota Denpasar, Drs. I Made Merta, M.Si. Menurut Made Merta, dari rakor ini usulan dari dari masing-masing kepala sekolah akan digabung dan disinergikan. Sehingga nantinya program yang disusun pada Disdikpora Kota Denpasar betul-betul sesuai dengan kebutuhan di sekolah. Dengan demikian, Disdikpora Kota Denpasar akan mendapatkan data riil tentang program sekolah Pada rakor hari pertama Selasa kemarin, diundang Kepala SD se-Dentim dan Denbar. Di lanjutkan pada hari kedua, Rabu ini diundang kepala SD se-Denut dan Densel. Berikutnya, kepala SMP, kepala SMA/SMK dan kepala UPT Disdikpora Kecamatan. Agenda Rakor ini, imbuh Made Merta, sekaligus menyampaikan informasi bahwa Disdikpora Kota Denpasar segera memanfaatkan IT untuk pengiriman laporan data sekolah ke Disdikpora melalui jaringan cyber school. Dari program yang disusun sekaligus mendukung visi dan misi Kota Denpasar. Pada agenda rakor kemarin, Disdikpora Kota Denpasar banyak menerima masukan dan program dari kepala sekolah. Mayoritas dari mereka mohon bantuan rehab kelas, ruang laboratorium, perpusatakaan, tembok penyengker, tempat suci, rehab rumah jaga sekolah, mess kepala sekolah, dan pengadaan IT (komputer). Dari usulan itu, kata Made Merta, Disdikpora baru sebatas menampung yang kemudian mewujudkan dalam bentuk program yang berkelanjutan. Mengingat keterbatasan dana pemerintah, kata Made Merta, maka program yang diusulkan tidak semua bisa direalisakan secara bersamaan dalam satu tahun anggaran. Oleh karena itu, implementasi program itu diwujudkan secara bertahap setiap tahun sesuai dengan skala prioritas dan perhitungan fisik di lapangan. Selain penyusunan program, Disdikpora Kota Denpasar juga sudah meminta bantuan dari BPKP untuk memberikan penguatan tata kelola manajemen sekolah. Hal ini untuk meminimalisir kesalahan dalam mengelola keuangan sekolah, baik yang bersumber dari komite atau pun bantuan dari pemerintah. Made Merta juga mengingat, para pengelola atau kepala sekolah agar selalu mematuhi rambu-rambu dan aturan dalam pengelolaan keuangan sekolah tersebut. Dengan taat pada aturan, kepala sekolah tidak sampai terjerat kasus hukum akibat kesalahan pengelolaan keuangan dana sekolah