Menetralisir, SMA PGRI 2 Melakukan Pecaruan
Monang-Maning(pendidikan.denpasarkota.go.id)
Tepat dengan Purnama Katiga Jumat (4/9), SMA PGRI 2 Denpasar mengadakan upacara pecaruan di halaman sekolah gedung lama dan gedung baru. Upacara bhuta yadnya yang di puput Jero Mangku Ida Bagus Padang ini dilakukan karena sebelumnya beberapa siswa-siswi SMA PGRI 2 mengalami kerauhan (kesurupan). Kerauhan ini disebabkan karena bulakan (sumur) yang diyakini pesiraman (pemandian) Ratu Niang ditutup. Menurut Kasek SMA PGRI 2 Denpasar; Drs. Ida Bagus Made Wara, MM, penutupan itu dilakukan untuk mengantisipasi siswa tidak terjatuh kedalam bulakan (sumur) karena letaknya yang datar.
"Pecaruan ini dilakukan untuk menetralisir bhuta kala agar sifat bhuta kala-nya menjadi sifat kedewataan, sehingga bisa membantu umatnya untuk mencapai keseimbangan dengan alam kehidupan ini ", ujar Kasek SMA PGRI 2 Denpasar. Ida Bagus Made Wara mengharapkan kepada siswa-siswi SMA PGRI 2 untuk tetap menerapkan konsep Tri Kaya Parisudha yaitu berpikir yang benar (Manacika), berkata yang benar (Wacika) dan berbuat yang benar (kayika) sehingga tercapai kesempurnaan dan kesucian.