MENTERI LH BERSAMA WALIKOTA DAN WAWALIKOTA TANAM POHON DI SERANGAN
Serangkaian Hut Kota Denpasar Ke-17 Menteri Lingkungan Hidup Ir. Rachmat Witoelar beserta Nyonya Erna Witoelar, Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Nyonya Sally Dharma Wiajaya Mantra, Wakil Walikota IGN Jayanegara, Pegawai dilingkungan Pemkot Denpasar, siswa SD, SMP, Pemuda dan masyarakat setempat melakukan penghijauan di Pulau serangan Kecamatan Denpasar Selatan, Jumat (13/2). Kegiatan ini juga dikaitkan dengan Pencanamgan Gerakan Bakti Penghijauan Pemuda (GBPP) dan Konservasi Alam Nasional (PPKAN).
Menteri Lingkungan Hidup Ir. Rachmat Witoelar dalam sambutannya mengatakan Keindahan Pulau Bali harus dijaga secara bersama-sama dan jangan dirusak. Belakangan ini banyak terjadi kerusakan alam di Indonesia akibat perkembangan pembangunan. "Untuk menjaga agar tidak terjadi kerusakan alam lebih parah, saya harapkan kita dapat menggantikan tanaman yang rusak melalui penghijuan," ujar Rachmat Witoelar. Sembari memberikan beberapa pertanyaan pada siswa SD.
Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya mengatakan sejalan dengan Visi dan Misi kota denpasar dimana pembangunan harus berlandaskan wawasan budaya dengan keharmonisan dalam keseimbangan secara berkelanjutan. Dimana salah satu prioritas pembangunan dalam pelestarian dan pengembangan budaya serta pengelolaan lingkungan hidup. "Pada Prinsipnya Saya ingin mewujudkan Kota denpasar yang asri dan lestari. Yaitu melalui pengelolaan lingkungan yang dapat menjaga keseimbangan antara pemanfaatan, keberlanjutan, keberadaan dan kegunaan sumber daya alam dan lingkungan hidup," ujar Rai Mantra sembari menambahkan pihaknya tetap mempertimbangkan daya dukung lahan serta kenyamanan kawasan perkotaan agar tetap terjaga ruang terbuka hijau kota dimasa kini maupun masa yang akan datang.
Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup AA. Bagus Sudharsana dalam laporannya mengatakan kegiatan ini sebagai agenda penghijauan di Kota Denpasar dalam rangka mengantisipasi kondisi lingkungan yang terjadi dewasa ini. Lebih lanjut Sudarsana mengatakan pohon yang ditanam sebanyak 300 pohon yang ditanam dipesisir pantai. Selain kegiatan penghijauan pihaknya juga mengadakan sarasehan/workshop pada Kamis (19/2) mendatang dengan tema Aktualisasi tumpek wariga. Sudharsana juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah bekerjasama untuk menciptakan kondisi lingkungan yang sehat dan lebih baik.