MOS Sejuk, Sehat dan Berbudaya
Masa Orientasi Siswa atau yang lebih dikenal dengan MOS adalah waktu yang diberikan kepada siswa untuk mengenal kehidupan sekolah dan menyatu dengan warga sekolah dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti kegiatan belajar mengajar. Dalam pelaksaan MOS, siswa baru mendapatkan pendidikan mental psikologis yang mengarahkan siswa baru untuk bersikap sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku di sekolah tersebut .
Di kota Denpasar, pelaksanaan MOS dimulai hari ini Senin (13/7) sampai dengan hari Kamis (16/7). Pembukaan MOS dipusatkan di Lapangan Yayasan Dwijendra Pusat yang dihadiri oleh Walikota Denpasar; I.B Rai Darmawijaya Mantra, SE. M.Si, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahrag Kota Denpasar; Drs. I Gusti Lanang Jelantik, M.Si, Ketua Yayasan Dwijendra Pusat; Drs. Ida Bagus Gede Wiyana, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar; dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Camat se-Kota Denpasar, Kapolsek se-Kota Denpasar, Kepala sekolah SMP, SMA dan SMK se-Kota Denpasar dan perwakilan masing-masing sekolah se-Kota Denpasar. Acara resmi dibuka oleh Walikota Denpasar; I.B Rai Darmawijaya Mantra, SE. M.Si dengan pelepasan balon udara.
MOS di Kota Denpasar diikuti 11.300 siswa baru untuk tingkat SMP dan untuk tingkat SMA/SMK diikuti 9.400 dengan tema "Sejuk, Sehat dan Berbudaya". Berdasarkan tema tersebut, guru-guru dan OSIS pada masing-masing sekolah diharapkan dapat melaksanaan penghijauan sehingga Kota Denpasar tetap sejuk dan sehat. Dan untuk MOS berbudaya , diharapkan siswa baru mampu menerapkan Tri Kaya Parisudha (berpikir, berkata dan berbuat yang benar). Acara MOS kali ini akan diadakan pemberantasan sarang nyamuk dirumah-rumah penduduk yang ada di desa dan kelurahan di Kota Denpasar dan dilanjutkan dengan kerja bakti di sekolah dan lingkungan sekitar.