Menu

Pencairan Bantuan UKK SMK Diharapkan Tak Molor Lagi

  • Senin, 02 Februari 2009
  • 750x Dilihat
Pencairan Bantuan UKK SMK Diharapkan Tak Molor Lagi
Pekan pertama hingga pekan ketiga Maret 2009 mendatang, SMK negeri/swasta di seluruh Bali dipastikan menggelar ujian kompetensi/keahlian (UKK). Ujian ini wajib diikuti oleh siswa-siswa kelas XII SMK untuk bisa menamatkan pendidikannya. Seperti tahun anggaran sebelumnya, Pemprov Bali sudah memastikan mengucurkan bantuan Rp 300 ribu/siswa guna meringankan beban orangtua siswa. Diharapkan, proses pencairan bantuan itu tidak molor atau sudah tuntas didistribusikan kepada pihak sekolah sebelum pelaksanaan UKK. Kepala SMKN 4 Denpasar Drs. I Nyoman Selem Darmana, M.M. dan Kepala SMKN 5 Denpasar Drs. I Wayan Darya Kusuma, M.Pd. mengatakan hal itu kepada Bali Post, Minggu (1/2) kemarin. Kedua kepala SMK dengan kompetensi keahlian di bidang pariwisata ini mengaku sangat berterima kasih kepada Pemprov Bali yang secara rutin mengucurkan dana guna mensubsidi penyelenggaraan UKK SMK. Apalagi, nilai bantuan tahun anggaran ini "dibengkakkan" dari Rp 200 ribu menjadi Rp 300 ribu/siswa. Kendati begitu, pihaknya tetap merasa perlu mengingatkan agar keterlambatan pencairan bantuan itu seperti tahun anggaran lalu tidak terulang kembali. "Tahun lalu, bantuan itu baru dicairkan setelah siswa selesai mengikuti ujian nasional. Jadi, molornya sampai berbulan-bulan sehingga pihak sekolah terpaksa menalangi bantuan itu terlebih dahulu. Kalau boleh meminta, bantuan itu idealnya sudah dicairkan sebelum pelaksanaan UKK," kata Selem Darmana dan Darya Kusuma. Selem Darmana yang juga Ketua MKKS SMK Kota Denpasar, berharap Pemkot Denpasar juga secara rutin menggelontor dana guna mensubsidi pelaksanaan UKK SMK di Denpasar yang nilainya disesuaikan dengan bidang kompetensi keahlian SMK. Untuk SMK bidang pariwisata, Pemkot Denpasar menjatahkan bantuan Rp 241 ribu/siswa. "Tahun lalu, pendistribusian bantuan dari Pemkot Denpasar juga terlambat meskipun keterlambatannya tidak separah Pemprov Bali," katanya terus terang. Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Drs. I Ketut Wija, M.M. merespons positif harapan para kepala SMK tersebut. Dikatakan, pihaknya saat ini tengah memproses pencairan bantuan UKK SMK tersebut. "Saya memastikan pencairan UKK SMK itu tidak molor lagi. Mudah-mudahan, akhir Februari 2009 ini pendistribusiannya sudah bisa dituntaskan," ujarnya. (kmb13) Sumber : Bali Post