Menu

Pencairan Subsidi UAS "Saru Gremeng"

  • Kamis, 07 Mei 2009
  • 615x Dilihat
Pencairan Subsidi UAS
Mulai Senin (11/5) pekan depan, seluruh SMA dan SMK negeri/swasta di Denpasar secara serentak menggelar ujian akhir sekolah (UAS). Meski penyelenggaraan ujian yang wajib diikuti oleh siswa-siswa kelas XII SMA/SMK untuk bisa menamatkan pendidikannya itu tinggal beberapa hari lagi, namun pencairan subsidi UAS yang sudah dialokasikan dalam APBD 2009 oleh Pemkot Denpasar masih saru gremeng (belum ada kepastian). Mengingat belum adanya tanda-tanda pencairan bantuan UAS itu, pihak sekolah terpaksa menalangi subsidi itu. Sebab, proses pencetakan soal ujian maupun persiapan lainnya sudah harus dilaksanakan. "Kami tidak mungkin terus-menerus menunggu pencairan subsidi UAS itu yang tidak pasti kapan cairnya. Apa boleh buat, pihak sekolah terpaksa menalangi karena pelaksanaan UAS tidak mungkin ditunda-tunda lagi," keluh sejumlah guru SMA dan SMK di Denpasar, Rabu (6/5) kemarin. Para guru itu menuding lamban dan tidak praktifnya Disdikpora Kota Denpasar. Ironisnya lagi, pencairan subsidi serupa untuk mendukung pelaksanaan ujian kompetensi/keahlian (UKK) SMK yang sudah digelar awal Maret 2009 lalu sampai saat ini juga tak jelas kabar beritanya. Bagi SMA dan SMK negeri, kelambanan pencairan subsidi UAS itu masih bisa ditalangi dengan dana yang dipungut dari iuran komite. Namun, kemampuan itu jelas tidak dimiliki oleh SMP-SMP negeri non RSBI karena dilarang keras melakukan pungutan apa pun (termasuk iuran komite bulanan, red) kepada orang tua siswa. "Kalau subsidi UAS dari Pemkot Denpasar itu tidak cair juga hingga 25 Mei 2009 saat dilangsungkannya UAS SMP, boleh jadi SMP-SMP negeri di Denpasar harus ngutang sana-sini agar bisa menggelar UAS," katanya menyesalkan. Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Supartha, M.Pd. yang diminta konfirmasinya terkait permasalahan tersebut membenarkan bahwa subsidi UAS untuk SMA, SMK, SMP dan SD di Denpasar belum cair. Dia berdalih, kelambanan pencairan subsidi itu lantaran ada sejumlah sekolah yang belum melengkapi administrasi pencairan subsidi tersebut. Mengingat proses pencairan subsidi UAS itu bersifat kolektif, maka keterlambatan satu sekolah dalam melengkapi administrasi praktis membuat pencairan subsidi untuk seluruh sekolah ikut-ikutan terhambat. "Saat ini pencairan subsidi UAS itu sedang diproses," katanya. Sementara itu, Pemkab Badung sudah mencairkan subsidi UAS untuk sekolah-sekolah di Badung awal April 2009 lalu. Menurut Kabid Pendidikan Disdikpora Badung Drs. I Ketut Konti Yasa, M.Pd., subsidi UAS itu dicairkan bersamaan dengan pencairan subsidi UKK SMK dan subsidi UAN yang dikucurkan pemerintah pusat. "Dari segi pendanaan, sekolah-sekolah di Badung sudah siap melaksanakan UAS," katanya dan menambahkan, UAS SMA/SMK di Badung akan digelar 25 Mei 2009 mendatang. Sumber : Balipost