PORSENIJAR KOTA DENPASAR LIBATKAN 12.540 PESERTA
Pekan Olah Raga dan Seni Pelajar (porsenijar) Kota Denpasar sebagai puncak kegiatan olah raga di tingkat Kota Denpasar, dibuka Wali Kota Denpasar, lB Rai Dharmawijaya Mantra, di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Senin (2/3) lalu. Porsenijar tahun ini melibatkan sedikitnya 12.540 peserta, terdiri dari atlet, artis seni, Pembina dan ofisial.
Wali Kota Darmawijaya Mantra mengungkapkan Porsenijar merupakan ajang pembinaan atlet dan artis yang nantinya dipersiapkan dalam ajang yang lebih tinggi ke tingkat propinsi. Wali Kota memberi apresiasi positif dengan ikut dilombakannya beberapa cabang olah raga dan seni yang nyaris dilupakan, yakni dolanan anak-anak TK, rnacecimpedan. mapidarta bahasa Bali, mesatua Bali dan membaca aksara Bali. "Even ini adalah wadah yang sangat strategis untuk menjaring atlet dan siswa yang berpotensi di bidang seni, sekaligus melestarikan olah raga dan seni yang nyaris dilupakan," ujamya.
Ketua Panita Porsenijar Kota Denpasar, I Gusti Lanang Jelantik, menambahkan, Porsenijar terdiri dari dua kegiatan, yakni Pekan Olah Raga Pelajar (porjar) dan Pekan Seni Remaja (PSR) berlangsung hingga 7 Maret mendatang dan diikuti seluruh pelajar se-Kota Denpasar. Kepala Disdikpora Kota Denpasar ini menegaskan, melalui Porsenijar secara tidak langsung dapat melakukan pembinaan para atlet dan artis secara berkesinambungan agar prestasi yang diperoleh tidak mandeg.
Makanya, sedini mungkin perlu dilakukan ajang kompetensi melalui pertandingan dan unjuk kebolehan baik dalam olah raga maupun seni. "Di sarnping itu, juga untuk menyiapkan atlet-atlet dan artis untuk tampil di Porsenijar Propinsi Bali yang diselenggarakan bulan Juni mendatang," ujar Lanang Jelantik.
Pada Poljar dipertandingkan 16 cabang olah raga (cabor), meliputi basket, senam, voli, catur, sepak takraw, tenis lapangan, bulu tangkis, atletik, panjat tebing, karate, renang, pencak siIat, yudo, soft ball, tenis meja, dan sepak bola. Sementara, cabor taekwondo tahun ini hanya dipertandingkan secara eksebisi.
Untuk PSR dilombakan 23 jenis cabang seni diikuti oleh pelajar TK, SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Denpasar di antaranya, dolanan anak-anak, menulis aksara Bali, tari Rejang Dewa, masatua bahasa Bali, gender wayang berpasangan, mekendang tunggal, rnacecirnpedan. macepat berpasangan, paduan suara dan beberapa cabang lomba non-tradisional lainnya. Pada Porsenijar ini memperebutkan juara umum dari masing-masing tingkat SD, SMP, SMA/SMK ditambah dengan dengan piala bergiir dan piala tetap Wali Kota, piagam penghargaan dan uang pembinaan.