Menu

Siswa SD Saraswati 5 Maju ke Tingkat Nasional

  • Senin, 25 Mei 2009
  • 1400x Dilihat
Siswa SD Saraswati 5 Maju ke Tingkat Nasional
Prestasi siswa SD Saraswati 5 Denpasar sudah menembus tingkat Nasional. Tahun ini prestasi itu akan diukir oleh Kadek Dena Ayu Ersafira yang meraih juara I Festival Kompetensi dan Kreativitas Cipta Lagu se-Bali. Ia menjadi duta Bali ke tingkat Nasional. Siswa cerdas ini tahun lalu juga meraih lima besar lomba menyanyi solo di tingkat Nasional. Atlet renang usia dini Nyoman Intan Cahaya Pertiwi juga akan mewakili Bali ke tingkat Nasional. Ia meraih juara I perorangan 50 m gaya punggung dan juara I estafet gaya bebas. Keberhasilan ini membuat Kepala SD Saraswati 5 Denpasar Dra. Desak Made Asri tersenyum lebar karena pendidikan intensif di sekolah membuahkan hasil. Bahkan, tiap minggu siswanya menyumbang puluhan piala dari berbagai lomba. Ia memaparkan prestasi siswa lainnya, Paramaita Darmanda Pandit, meraih juara II cipta puisi di Denpasar. Prestasi membanggakan dan pertama kali diraih yakni mengantarkan dua siswanya menjadi duta Denpasar dalam pemilihan siswa berprestasi se-Kota Denpasar. Prestasi ini diukir oleh Komang Agus Widhy Utama dan Cok Istri Bagawanti Pemayun. Agus Widhy Utama ini tercatat mengumpulkan 107 piala. Di ajang Porjar/Porseni I Made Dwi Permana meraih juara I melukis dan berhak maju ke Provinsi Bali. Wahyudana Paramita dan Gde Aditya Ersa juara I cecimpedan maju ke Provinsi Bali. AA Wicaksana meraih dua emas dan satu perunggu di karate. Kadek Rengkuh Wiradana meraih satu emas dan satu perunggu dan Nyoman Gd. Darma meraih emas di karate beregu. Sementara sekaa santhi sekolah ini belum lama ini tampil apik di Bali TV. Desak Made Asri juga bekerja sama dengan Rotary Club se-Bali. Belum lama ini kegiatan yang dikoordinir oleh Ni Nyoman Nilawati ini memberikan pemeriksaan dan kacamata gratis bagi siswa yang matanya bermasalah. SD Saraswati 5 juga bekerja sama dengan RS BaliMed dalam bentuk kunjungan kelas. Segudang keunggulan itu yang membuat SD favorit ini dikejar masyarakat. Buktinya sekolah bermuatan bahasa asing ini menutup pendaftaran siswa baru sejak 18 Februari dengan menerima 182 siswa. Apalagi sekolah ini segera menempati gedung baru berlantai tiga. Sumber : Bali Post