Siswa SMA/SMK Tidak Lulus UN Tersandung Bahasa Indonesia dan Matematika
Mata pelajaran Bahasa Indonesia tampil sebagai mesin pembunuh pada UN SMA/SMK tahun pelajaran 2010/2011 ini. Dari 10 orang peserta UN SMA yang dinyatakan tidak lulus, delapan orang (80 persen) di antaranya gagal meraih standar nilai minimal kelulusan (nilai 4,0) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sedangkan untuk jenjang pendidikan SMK, enam dari 10 orang (60 persen) peserta UN SMK yang dinyatakan tidak lulus juga akibat tersandung mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Propinsi Bali, Drs. Ida Bagus Anom, M.Pd, mengatakan hal itu pada jumpa pers pengumuman kelulusan UN SMA/SMK tahun pelajaran 2010/2011, Minggu (15/5).
Ia menambahkan, selain Bahasa Indonesia, mata pelajaran Matematika juga tetap memberikan kontribusi yang cukup besar sebagai penyebab ketidaklulusan siswa. Tercatat tiga orang siswa (30 persen) dari 10 orang siswa yang tidak lulus UN SMK terpaksa tidak bisa menamatkan pendidikan formalnya tahun ini gara-gara nilai Matematikanya di bawah standar yang dipersyaratkan. Sedangkan, untuk SMA, Matematika menyebabkan satu orang siswa (10 persen) tidak lulus.
Secara rinci, penyebab ketidaklulusan peserta UN SMA meliputi Bahasa Indonesia (8 orang), Matematika (1 orang) dan satu orang lagi dinyatakan tidak lulus karena meninggal dunia. Sementara untuk UN SMK, enam orang siswa tidak lulus karena Bahasa Indonesia, tiga orang tidak lulus karena Matematika dan satu orang lagi tidak lulus karena tersandung Ujian Kompetensi/Keahlian.
Melihat hasil UN tahun ini, ia berharap kepada pihak sekolah untuk lebih serius memberikan pengayaan mata pelajaran Bahasa Indonesia kepada para siswa. Apalagi, mayoritas siswa yang lulus UN juga cenderung memiliki nilai Bahasa Indonesia yang lebih rendah dibandingkan mata pelajaran lainnya. Jangan meremehkan Bahasa Indonesia karena sangat potensial sebagai penyebab ketidaklulusan siswa.
Seperti diberitakan sebelumnya, Disdikpora Propinsi Bali akan mengumumkan hasil kelulusan ujian nasional (UN) untuk jenjang pendidikan SMA/SMK tahun pelajaran 2010/2011, Senin (16/5). Hasilnya, 20 orang siswa SMA/MA dan SMK di Bali dinyatakan tidak lulus UN lantaran gagal meraih standar nilai minimal kelulusan yang dipersyaratkan. Rinciannya, 10 orang siswa yang tidak lulus itu merupakan peserta UN SMA/MA dan 10 orang lagi merupakan peserta UN SMK. Satu orang peserta UN yang dinyatakan tidak lulus itu berasal dari SMAN 1 Selemadeg yang hanya sempat mengikuti UN pada hari pertama karena mengalami kecelakan lalu lintas dan meninggal dunia sehingga praktis tidak bisa mengikuti UN selanjutnya