Menu

Siswa tak Lulus UN Pasti "Serbu" Ujian Kejar Paket

  • Senin, 22 Juni 2009
  • 693x Dilihat
Siswa tak Lulus UN Pasti
Siswa SMP yang tak lulus ujian nasional (UN) masih punya "nyawa cadangan" atau punya kesempatan menamatkan pendidikan tahun ini lantaran pemerintah tetap memperbolehkan mereka mengikuti ujian nasional pendidikan kejar (UNPK) paket B atau dikenal dengan Ujian Kejar Paket B. Jumlah siswa SMP di seluruh Bali yang tak lulus UN tahun ajaran 2008/ 2009 ini tercatat 215. Mereka yang gagal di UN sekolah formal itu dipastikan mengikuti Ujian Kejar Paket B (setara SMP) yang dijadwalkan berlangsung 1-3 Juli mendatang. Dihubungi Minggu (21/6) kemarin, Kepala Disdikpora Propinsi Bali, Drs. I Ketut Wija, M.M., mengakui bahwa UNPK Paket B dipastikan masih dijadikan alternatif oleh siswa - siswa SMP yang dinyatakan gagal pada ujian nasional (UN) lalu. Ditegaskannya, belum ada ketentuan yang melarang peserta didik yang gagal di UN sekolah formal untuk mengikuti ujian Kejar Paket sesuai UU No. 20 Tahun 2003 (tentang system pendidikan nasional), tambahnya, ijazah Kejar Paket statusnya setara dengan ijazah sekolah formal sehingga bisa digunakan melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi maupun persyaratan melamar pekerjaan. Wija menambahkan, mereka yang akan mengikuti UNPK Paket B diwajibkan mendaftar pada instansi terkait agar bisa mengikuti ujian tersebut. Bila berhasil lulus, mereka punya "tiket" yang sama dengan lulusan sekolah formal untuk mendaftarkan diri pada satuan pendidikan yang lebih tinggi. "Disdikpora Propinsi Bali sudah mensosialisasikan pelaksanaan UNPK Paket B (setara SMP) dan Paket A (setara SD) ke sekolah - sekolah," tambah Wija. Disebutkannya, peserta ujian Kejar Paket juga diwajibkan memenuhi standar nilai yang ditetapkan untuk bisa mengantongi ijazah. Itu artinya, standar nilai kelulusan sama dengan UN di sekolah formal, termasuk materi soal yang diujikan juga tetap mengacu kepada standar nasional yang telah ditetapkan. Pria berkumis tebal ini minta peserta UN Kejar Paket dari sekolah formal supaya mempersiapkan diri dengan baik agar bisa menjawab soal-soal ujian dengan baik pula. Dengan begitu, mereka tidak perlu sakit hati karena mengalami kegagalan untuk kedua kalinya. "Saya tegaskan, pelaksanaan UN Kejar Paket itu bukan formalitas semata yang bisa membuat siswa bermalas-malasan. Tidak mempersiapkan diri dengan baik, siap-siap saja mengalami kenyataan pahit untuk keduakalinya," katanya tanpa pretensi menakut-nakuti. Pelaksanaan ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) Paket C (setara SMA) dijadwalkan berlangsung pada 23-26 Juni mendatang. Sumber : Denpost