SMA Dharma Praja Cetak SDM Terampil dan Kompetitif, Atlet dan Seniman Bebas Biaya Pendidikan
SMA Dharma Praja dikenal menyatu dengan masyarakat. SeIain terbukti melahirkan SDM berkualitas, terampil dan kompetitif, prestasi yang dicatat siswa sekolah swasta ini pun mampu bersaing dengan sekolah negeri lainnya. Prestasi itu di antaranya juara umum III Porjar Kota Denpasar setelah SMAN 1 dan 2 Denpasar, juga juara 1 Gerak Jalan Putra dan Putri Puputan Margarana. Tak heran, jika SMA Dharma Praja selalu diburu setiap tahun pelajaran baru oleh para orang tua lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan putra-putrinya.
Kepala SMA Dharma Praja, Drs. I Ketut Oka Sudana, M.Pd., mengungkapkan, kunci dari keberhasilan itu semua adalah pelayanan pendidikan yang pertama kepada para peserta didik. "Sudah menjadi komitmen kami bersama di SMA Dharma Praja, menjadikan lembaga pendidikan ini melahirkan SDM berkualitas, terampil dan kompetitif, baik untuk meraih bangku perguruan tinggi maupun merebut pasar kerja, ujar Oka Sudana disela-sela pelaksanaan razia yang digelar Polsek Denbar, Kamis (7/5) kemarin, di sekolah setempat.
Menurutnya, keistimewaan lain yang sekaligus meniadi keunggulan SMA Dharma Praja, para siswa dibekali life skill bahasa Jepang dan bahasa Inggris. Untuk siswa kelas II diikutkan pada program praktik kerja lapangan kurang lebih selama satu bulan di Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar. Dengan begitu siswa mengetahui lebih awal mengenai seluk beluk administrasi di instansi pemerintah. Proses belajar-mengajarnya juga didukung program electronic learning serta VCD dan LCD.
Oka Sudana menambahkan, pada tahun ajaran 2009 / 2010 mendatang SMA Dharma Praja memberikan kemudahan bagi calon siswa baru yang merupakan atlet dan seniman berprestasi serta siswa ungguI akademis berupa bebas biaya pendidikan berupa uang gedung dan SPP. Bagi siswa miskin disiapkan beasiswa dari AI-banny Senior High School, Australia Barat. Juga ada beasiswa prestasi dari Disdikpora dan dari kepala sekolah serta guru. Tahun pelajaran 2009/2010, Oka Sudana menargetkan menerima lima kelas siswa baru di mana setiap kelas menampung 45 siswa. Pendaftaran dimulai Juni hingga 10 Juli 2009 mendatang.
Terkait pelaksanaan razia dari Poisek Denbar, Oka Sudana menyampaikan terima kasih. Menurutnya, razia yang digelar aparat kepolisian ini merupakan kerja sama pihak sekolah dengan pihak berwajib dibidang pendidikan untuk meningkatkan disiplin warga sekolah. Hampir dua jam melakukan pemeriksaan terhadap tas bawaan siswa, razia yang dipimpin Wakapolsek, Iptu Dewa Made Wardana dengan melibatkan sekitar 20 personel Babinkamtibmas dan Polantas itu tak menemukan benda-benda mencurigakan termasuk HP porno. Malahan, siswa SMA Dharma Praja senang sekolahnya dirazia polisi.
Sumber : DenPost