Menu

SMP PGRI 2 Denpasar Borong Juara Melukis

  • Selasa, 04 Agustus 2009
  • 960x Dilihat
SMP PGRI 2 Denpasar Borong Juara Melukis
SMP PGRI 2 Denpasar sejak lama dikenal sebagai gudangnya seniman cilik, termasuk pelukis cilik. Hampir tiap tahun siswa sekolah ini meraih juara di lomba melukis. Belum lama ini dua siswa SMP PGRI 2 Denpasar memborong dua piala ke sekolahnya. Tangkas Made Priyakana (kelas VIII-A) meraih juara I lomba melukis se-Bali di ISI Denpasar. Sementara rekannya satu sekolah, Ketut Nugraha Jati (VIII-A), meraih juara Harapan III. Atas prestasi ini Tangkas berhak atas piala tetap dan hadiah uang pembinaan. ''Saya memang sejak SD suka melukis apa sjaa,'' ujar Tangkas. Selain itu, siswa lainnya juga mengukir prestasi. Dia adalah Dewa Made Yudha (kelas IX-A). Yudha meraih juara II lomba news reading di SMAN 2 Denpasar belum lama ini. Selain mengalahkan 35 pesaingnya, Yudha satu-satunya siswa SMP swasta yang meraih juara. Yudha selain dikenal fasih berbahasa Inggris juga mahir dalam berbahasa Bali. Buktinya, ia meraih juara II lomba kidung Radio Genta dan Harapan II Utsawa Dharma Gita (UGD) Kota Denpasar. Sementara tim jurnalistik mading ''Cakra'' sekolah ini juga sukes mengukir prestasi di awal tahun ajaran baru ini. Tim ''Cakra'' dikoordinir A.A. Rai Plasa Elizabeth (IX-I) meraih juara Harapan II Liga Mading Smansa ke-3. Bersaing dengan delapan SMP lainnya, ''Cakra'' mampu mengalahkan sekolah negeri dan swasta lainnya. Bahkan tim mading ini pernah meraih Harapan I di Diknas Bali dan karikatur terbaik. Wakasek Kesiswaan SMP PGRI 2 Denpasar I Made Yudhana, S.Pd. mengungkapkan anak-anaknya memang banyak memiliki bakat seni dan olahraga. Kini siswanya banyak mengarah ke kompetensi TI. Makanya wajar siswa SMP PGRI 2 selalu unggul dalam bidang seni lukis, tabuh dan tari serta sastra daerah Bali. ''Kami bangga bisa menelorkan juara II dalam bahasa Inggris,'' ujarnya. Ia mengatakan hasil ini merupakan buah pembinaan ekstra kurikuler di sekolah yang banyak dibuka bagi siswa. Pembinaan ini sekaligus menyiapkan anak-anak memiliki kecakapan hidup lewat keterampilan yang mereka miliki. Dengan demikian mereka siap mandiri di masyarakat. Sumber : Bali Post