Menu

SOSIALISASI PEMILIH PEMULA SE-KOTA DENPASAR

  • Rabu, 18 Februari 2009
  • 651x Dilihat
SOSIALISASI PEMILIH PEMULA SE-KOTA DENPASAR
Setelah jeda selama empat hari dikarenakan adanya pemantapan bagi siswa SMU/SMK kelas tiga, sosialisasi pemilih pemula di Kota Denpasar kembali dilaksanakan. Diawali Jumat (13/2) di SMA N 8 Denpasar. Dan berturut turut hari Sabtu (14/2) di SMK N 1 Denpasar, Senin (16/2) di SMA N 4 Denpasar dan di SMK N 2 Denpasar. Dan hari ini sosialisasi Selasa (17/2) dilaksanakan di SMA N 7 Denpasar. Sosialisasi diikuti oleh 100 orang di 19 SMA/SMK Negeri dan Swasta di Kota Denpasar. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para siswa. Hal ini dilihat dari banyaknya siswa yang berinisiatif untuk mengajukan pertanyaan. Siswa kebanyakan menyatakan kebingungannya dalam memilih calon wakil mereka. Mereka yang masih belum terkontaminasi oleh politik praktis kebanyakan beralasan tidak ada yang kenal dengan para calon legislatif (caleg). Hal ini dikarenakan para caleg baru mengiklankan diri mereka melalui baliho, spanduk maupun media cetak dan elektronik. Belum ada kampanye terbuka tentang visi dan misi mereka. Kebingunan siswa akan banyaknya calon legislatif dijawab oleh Ni Made Bakti (KPU Kota Denpasar), bahwa siswa sebagai pemilih pemula pasti akan didatangi oleh caleg-caleg. Saat didatangi oleh caleg tersebut siswa harus jeli memahami visi dan misi mereka. Atau dengan mencari tahu sendiri tentang caleg yang ada dengan mengikuti kampanye terbuka para caleg mulai tanggal 16 Maret 2009 hingga 5 April 2009. Selain Caleg, pemasangan Baliho pun menjadi perhatian para siswa. Pemasangan yang tidak beraturan dan merusak keindahan wajah kota juga banyak dipertanyakan. Apalagi ada yang menghalangi traficlight. Sebenarnya untuk pemasangan Baliho dan alat peraga lainnya sudah diatur dan sudah ada kesepakatan oleh para partai. Namun realisasi dilapangan banyak yang melanggar. Dari itu ada petugas yang memantau pemasangan tersebut terdiri dari Panwaslu, Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Tata Kota dan DKP. Baliho dan alat peraga lainnya yang melanggar terutama di jalan-jalan protokol sudah ditertibkan oleh tim. Agar pelaksanaan pemilu mendatang dapat terlaksana dengan aman dan damai, Iptu Sugriwo (Kasubag Kerja sama bidang Bina Mitra Poltabes Denpasar) menyampaikan Doktrin Kamtibnas. Dari sosialisasi yang telah dilaksanakan, para siswa tampak antusias dan senang mendapatkan ilmu yang tidak mereka terima di dalam mata pelajaran di kelas. Sosialisasi ini masih berlanjut hingga tanggal 26 Pebruari 2009. "Kegiatan ini bertujuan memberikan pendidikan awal tentang politik bagi para siswa agar mereka tidak salah menilai politik yang sering dianggap kotor. Dan mengajak para siswa yang sudah berhak memilih untuk menggunakan hak pilihnya." jelas I Wayan Sudana, SH (Kepala Bidang Organisasi Masyarakat dan Politik Badan Kesbangpol dan Linmas Kota Denpasar).