Menu

TINGKATKAN MUTU SDM TENAGA PENDIDIK

  • Senin, 30 November 2009
  • 596x Dilihat
TINGKATKAN MUTU SDM TENAGA PENDIDIK
Denpasar, Pendidikan masa kanak-kanak adalah usia emas untuk mengembangkan potensi dasar. Perkembangan anak-anak dipengaruhi berbagai faktor salah satunya faktor yang terpenting adalah mutu sumber daya manusia tenaga pendidik. Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan hal itu dalam sambutannya yang dibacakan Sekkot Denpasar AAN Rai Iswara saat membuka workshop kepala sekolah dan guru TK se-Kota Denpasar di Gedung Wanita Santhi Graha, Denpasar, Sabtu (28/11) kemarin. Workshop yang berlangsung selama empat hari ini diikuti 237 kepala sekolah dan guru TK se-Kota Denpasar. Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan pelaksanaan workshop sangat penting untuk mewujudkan tujuan strategis pendidikan guna meningkatkan mutu dan daya saing sumber daya manusia (SDM). Terkait dengan manajemen berbasis sekolah (MBS) Rai Mantra mengatakan MBS merupakan penyerasian sumberdaya yang dilakukan secara mandari oleh sekolah dengan melibatkan semua kelompok (stake holder). Hal ini terkait untuk proses pengambilan keputusan untuk memenuhi kebutuhan mutu sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Dalam MBS sekolah dituntut secara mandiri menggali, mengalokasikan, menentukan prioritas, mengendalikan dan mempertanggung jawabkan pemberdayaan sumber kepada masyarakat maupun pemerintah. Untuk itu konsep school base management adalah mengalihkan pengambilan keputusan dari dinas ke sekolah yang tujuannya sekolah diharapkan lebih mandiri dan mampu menentukan arah perkembangan sesuai kondisi dan tuntutan masyarakat. Ketua Panitia Penyelenggara Ketut Arya Ardika, AMA mengatakan tujuan pelaksanaan workshop ini untuk meningkatkan mutu pendidikan, meningkatkan wawasan dan meningkatkan kreativitas kepala sekolah dan guru TK se-Kota Denpasar. Dengan kepala sekolah dan guru TK mampu bersaing di era globalisasi ini. Ketua Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar Made Aryaningsih ditemui di sela-sela pelaksanaan workshop menambahkan selain untuk meningkatkan wawasan juga untuk mensosialisasikan kepada kepala sekolah dan guru TK tentang pengisian format MBS yang baru. Karena pengisian MBS sedikit berbeda terutama untuk akreditasi sekolah. Untuk itu kepala sekolah dan guru TK diharapkan lebih kreatif dan inovatif untuk meningkatkan mutu sekolah masing-masing. "Di era globalisasi ini persaingan dunia pendidikan sangat ketat, termasuk para pendidik harus mampu meningkat kemampuannya," ujar Aryaningsih. Melalui workshop ini diharapkan bisa meningkat kreativitas dan mutu para pendidik khusunya guru TK. Saat ini jumlah sekolah TK di Kota Denpasar sebanyak 210 sekolah dengan 1.226 guru TK. Namun workshop baru hanya dilaksanakan untuk 237 kepala sekolah dan guru, dan guru yang belum mengikuti workshop dapat mengikuti workshop berikutnya yang akan dilaksanakan secara bertahap. Sumber : denpasarkota.go.id