Tujuh Siswa SMPN 1 Denpasar Mendulang Prestasi
Tujuh siswa-siswi SMPN 1 Denpasar berhasil mendulang prestasi dalam Biologii Championship di Fakultas MIPA Universitas Udayana, English Contesh di Undiksha Singaraja dan Cerdas Cermat Agama di Kanwil Agama Provinsi Bali.
Siswi kelas VIII C I Gusti Agung Indah Pradnyani keluar sebagai juara I dalam biologii championship setelah menyisihkan lawan-lawannya.
Saya tak menyangka bisa menang, ujarnya didampingi Kepala SMPN 1 Denpasar Drs. AA Gede Agung Rimbya Temaja, M. Ag, Rabu (15/4) kemarin di Denpasar
Indah Pradnyani menang setelah melewati tiga babak. Pertama tes akademik dengan 100 soal. Kemudian babak semifinal diikuti 25 peserta. Terakhir ujian praktikum sebanyak 25 soa1. Tiap dua menit mesti pindah ke meja berikut. Akhirnya lolos setelah menyisihkan 10 peserta. Akhirnya menang setelah dites lisan oleh tiga pengujii. Saya senang bisa menjadi yang terbaik, katanya.
Sementara tiga siswi SMPN 1 Denpasar lainnya yang mendulang prestasi dalam English Contesh di Undiksa Singaraja di antaranya AA Sagung Mirah Prabanda, Ida Ayu Pradnya Paramita dan Ida Ayu Ide Larasanti Prativi. Lomba ini diikuti tujuh grup SMP seBali, hanya tiga grup masuk final, termasuk SMPN I Denpasar, ujarnya.
Ketiganya mengikuti tiga babak mulai dari story telling, short speech dan kuis. Sebelum maju dalam English Contesh, mereka dilatih mulai dari menulis cerita sampai bercerita bahasa Inggris oleh guru bahasa Inggris di sekolah. Latihan yang sulit menyesuaikan gambar dengan mimik bercerita seperti layaknya sendratari antara dalang dan penari harus serasi, katanya. Ketiga siswi ini mengakui keberhasilannya tak terlepas dari peran kakak kelasnya yang pernah menjuarai lomba ini.
Sementara tiga siswa SMPN 1 Denpasar berhasil menjuarai lomba cerdas cermat bidang agama yang digelar Kanwil Agama Provinsi Bali. Tiga siswa tersebut di antaranya Situ Parisuda kelas VIII C, Pritinia VIII B dan Indah Permata Dewi kelas VIII A berhasil mengalahkan jago-jago dari delapan tim lainnya.
Kepala SMPN 1 Denpasar Rimbya Temaja salut atas semangat berjuang yang luar biasa dari para siswanya. Hal ini juga tak terlepas dari peran pembina guru bahasa Inggris Wayan Murga, Nyoman Subrata serta guru biologi Indrawati dan Maruta Rai Yasa.
Sumber : BaliPost