Menu

Ujian Nasional SMA/MA/SMK Tahun 2010

  • Senin, 22 Maret 2010
  • 960x Dilihat
Ujian Nasional SMA/MA/SMK Tahun 2010
Denpasar(pendidikan.denpasarkota.go.id) Pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional atau yang biasa disebut Ujian Nasional(UN) tingkat SMA/MA/SMK berlangsung mulai Senin (22/3) hingga Jumat (26/3). Gubernur Bali Made Mangku Pastika, yang didampingi Wakil Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, S.E dan Kadis Disdikpora Kota Denpasar Drs. I Gusti Lanang Jelantik, M.Si., memantau secara langsung pelaksanaan UN di SMKN 3 Denpasar, SMAN 5 Denpasar dan SMA Harapan Denpasar. Khusus di Kota Denpasar, UN tingkat SMA/MA diikuti 5.564 orang dan tingkat SMK diikuti 5.031 orang. Untuk mengantisipasi pelanggaran dan kecurangan pada UN, pengawas memperketat peserta UN dengan melarang membawa handphone, buku dan peralatan lainnya yang tidak ada kaitannya dengan UN ke ruang ujian. "Siap tidak siap saya harus tetap siap menghadapi UN kali ini", ujar Ida Bagus Wijaya siswa SMAN 5 Denpasar Jurusan IPA. Wijaya menambahkan persiapan UN sudah dilakukannya dari bulan-bulan sebelumnya dengan mengikuti berbagai try out, baik yang diadakan oleh Disdikpora Provinsi Bali maupun Disdikpora Kota Denpasar. Kesulitan dan kemudahan soal memang sudah biasa ada di setiap UN dan kembali ke individu masing-masing dalam persiapan menghadapi UN. Peserta UN dinyataka lulus bila memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Dan khusus untuk SMK, nilai mata pelajaran praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN. Apabila peserta berhalangan hadir pada UN utama, peserta dapat mengikuti UN susulan yang dimulai Senin 29 Maret hingga Kamis 1 April mendatang. Dan apabila dalam UN utama peserta tidak lulus, peserta dapat mengikuti UN ulangan yang dimulai Senin 10 Mei hingga Kamis 14 Mei mendatang.