Wali Kota Buka Rakor PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar
Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, S.E.membuka rapat koordinasi (Rakor)PPLP dasmen PGRI Kota Denpasar Di Gedung PGRI Kota Denpasar, selasa (18/8) kemarin.
Rai Mantra mengatakan, sekolah PGRI di Denpasar banyak mengalami kemajuan terlebih lagi PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar sampai saat ini mengelola sampai 20 sekolah mulai jenjang pendidikan TK-SMA/SMK harus terus tampil gereget dan kompetitif agar terus di percaya masyarakat. Itu penting untuk pencitraan di masyarakat, tegasnya.
Rai Mantra menegaskan, komitmen sekolah PGRI membuka layanan pendidikan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) harus terus dipacu. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayan pendidikan. Demikian juga program Jumat wajib berbahasa Bali dan Sabtu berbahasa Inggris sangat bermuatan positif karena menyangkut muatan lokal dan pelestarian bahasa Bali. Banyak terobosan positif yang bisa di tiru sekolah lain dari sekolah PGRI, tambahnya.
Ketua PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar, Drs.I Dewa Putu Putra, M.M., M.H., M.Pd., menambahkan, kualitas sekolah PGRI mampu bersaing dengan negeri. Buktinya, 90 persen sekolah PGRI terakreditasi A dengan jumlah siswa sampai saat ini mencapai 16.000. Bahkan, 90 persen kaseknya sudah magister dan lima orang sedang mengejar gelar doctor. Ini yang membanggakan kami sebagai pengelola, tegasnya.
Tahun ini pihaknya berkomitmen bulat memfokuskan pelayanan sekolah PGRI berstandar RSBI. Pencanangan Jumat wajib berbahasa Bali, tegas Putra, sekaligus Denpasar sebagai kota berwawasan budaya. Merealisasikan program Sabtu berbahasa inggris, Dewa Putu Putra menghimbau kasek untuk mengkursuskan guru, pegawai serta siswa berbahasa inggris. Termasuk mendatangkan native speaker orang asing, sehingga PBM lebih hidup. Sekolah PGRI juga diwajibkan menghidupkan ekstrakurikuler Pramuka, PMR, dan Silat, sebagai bentuk pembinaan generasi muda. Katanya.
Di bagian lain, ketua PGRI kota Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana, M.M., mengacungkan jempol kepada PPLP atas system pengelolaan hingga prestasi yang diraih sekolah PGRI. Hal ini menunjukkan PPLP PGRI tak main-main mengelola sekolah PGRI demi menjaga kepercayaan masyarakat. Madiadnyana yang juga kepala sekolah SMK PGRI 3 Denpasar ini menambahkan, pembinaan generasi muda sangat penting, mengingat seberapa pun pintarnya kita kalau tidak sehat tidak artinya. Makanya, pembinaan generasi muda lewat olahraga dan mental sangat penting, tegasnya
Rakor yang berlangsung dua hari, menurut ketua panitia, Drs I Made Dasna Astiadi, diikuti 60 peserta unsure kasek, kepala TU, dan bendahara, bertujuan menyamakan persepsi dan evaluasi program untuk perbaikan ke depan agar lebih berdaya guna.
Sumber : DenPost