Wali Kota Siapkan Pendamping BOS
Guna mendukung penyelenggaraan program sekolah gratis di jenjang pendidikan SD dan SMP negeri, Pemkot Denpasar berancangancang mengalokasikan dana pendmping Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Diharapkan, dana pendamping BOS itu bisa dimasukkan pada APBD Perubahan 2009 ini sehingga dana itu sudah bisa didistribusikan kepada sekolah-sekolah yang berhak pada tahun elajaran 2009/2010 mendatang. "Saya sudah instruksian Pak Lanang Jelantik (Kadis Dikpora Kota Denpasar) agar mengkaji besaran anggaran yang diperlukan untuk dana pendamping BOS tersebut," kata Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya antra, S.E., M.Si. kepada Bali Post, Minggu (31/5). Putra mantan Gubernur Bali Ida Bagus Mantra almarhum) ini tidak menampik bahwa dana BOS yang dikucurkan pemerintah pusat belum sepenuhnya ampu memenuhi biaya operasional yang diperlukan SD dan SMP negeri. Saat ini, siswa SD di Denpasar aru dijatahkan dana BOS Rp 400 ribu/orang/tahun dan siswa SMP dijatahkan dana BOS Rp 575 ribu/ rang/tahun. Padahal, biaya pendidikan yang diperluan seorang siswa SD setiap tahun minimal Rp 800 ibu dan siswa SMP minimal Rp 1,2 juta. Besaran dana itu pun hanya untuk menyelenggarakan pendidian dengan kualitas paling standar. Jika ingin mendaatkan layanan pendidikan dengan kualitas terjamin, seorang siswa SD paling tidak memerlukan biaya Rp 1,2 juta/tahun dan siswa SMP memerlukan biaya Rp 1,7 juta/tahun. "Jadi, besaran dana BoS yang dikucuran pemerintah pusat masih sangat jauh di bawah tandar kelayakan. Maka dari itu, Pemkot Denpasar senilai pengalokasian dana pendamping BOS erupakan hal yang sangat urgen dan tidak bisa ditunda-tunda lagi. Apalagi, SD dan SMP negeri sudah tidak diperbolehkan lagi membebankan biaya operasional sekolah itu kepada orangtua siswa," tegasnya dan menambahkan, dirinya belum bisa memastikan besaran dana pendamping BOS yang akan dikucurkan Pemkot Denpasar karena masih dikaji secara cermat oleh Disdikpora Kota Denpasar.
Sumber : Bali Post