Menu

Walikota Denpasar Buka Porjar dan PSR 2010

  • Senin, 08 Maret 2010
  • 1032x Dilihat
Walikota Denpasar Buka Porjar dan PSR 2010
Kereneng(pendidikan.denpasarkota.go.id) Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra, SE, MSi membuka Pekan Olah Raga (Porseni) dan Pekan Seni Remaja (PSR) Tahun 2010 di Stadion Ngurah Rai Denpasar, Senin (8/3) dengan melibatkan atlit, artis, pembina dan ofisial sekota Denpasar sebanyak 12.540 orang yang terdiri dari TK. 102 orang, Tingkat SD 1.308 oang, tingkat SMP 5.640 orang dan SMA/SMK 5.490 orang. Porjar berlangsung hingga Sabtu (13/3) mendatang. Pembukaan diawali dengan pementasan Tari Pendet oleh siswi dari SMk Negeri 5 Denpasar. Rai Mantra memberi apresiasi positif dengan ikut dilombakannya dolanan pada tingat TK. Untuk Porjar dipertandingkan 18 cabang olah raga (cabor), meliputi basket, senam, voli, catur, sepak takraw, tenis lapangan, bulu tangkis, atletik, panjat tebing, karate, renang, pencak siIat, soft ball, tenis meja, dan sepak bola, taekwondo serta voli pasir. Sedangkan PSR, untuk tingkat Tk. dipertandingkat Dolanan Anak, Tingkat SD dipertandingkan menyalin huruf Bali, Tari Kupu-Kupu Tarum, Mesatua Bali, Gender Wayang Berpasangan, Makendang Tunggal, Macecimpedan, Macepat Berpasangan, Membaca Aksara Bali, Panduan Suara dan Melukis, Tingkat SMP Menyalin Huruf Latin Ke Aksara Bali, Tari Legong Kuntul, Mapidarta Bahasa Bali, gender Wayang Berpasangan, Kendang Tunggal dan Reong Berpasangan, Rindik Berpasangan, Makidung, tata Busana Adat Pura Berpasangan, Baca Puisi (Bali dan Indonesia), Melukis, Paduan Suara dan Lagu POP (Bali dan Indonesia), Tingkat SMA/SMK , Menyalin Huruf Latin ke Aksara Bali, Tari Kasmaran, Dharma Wacana, Makekawin, Gender Wayang Berpasangan, Kendang Tunggal dan Reong Berpasangan, Rindik Berpasangan,Tata Busana ke Pura Berpasangan, baca Puisi, Melukis, Panduan Suara dan Lagu POP. Sementara itu Ketua Panitia Porsenijar yang sekaligus merupakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Denpasar Drs. I Gst Lanang Jelantik, MSi dalam laporannya menyatakan, maksud dan tujuan diselenggarakannya Porsenijar adalah untuk mengangkat kekayaan dan potensi keragaman olahraga dan seni sebagai jati diri bangsa Indonesia.