Menu

WALIKOTA TINJAU PEMANTAPAN UN

  • Rabu, 20 Januari 2010
  • 961x Dilihat
WALIKOTA TINJAU PEMANTAPAN UN
Denpasar (denpasarkota.go.id), Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (20/1) meninjau kesiapan Pelaksanaan Pemantapan Persiapan Ujian Nasional (UN) di SMP 3 dan SMA 7 Denpasar. Pemantapan Persiapan UN ini merupakan ajang untuk mengetahui kesiapan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional pada bulan Maret mendatang. Rai Mantra yang didampingi Sekkot Denpasar Drs. AA. Rai Iswara, M.Si, Kadis Dikpora Drs. Gusti Lanang Jelantik, M.Si dan Kabag Humas dan Protokol Erwin Suryadarma, SE. meminta agar pelaksaan UN nantinya betul-betul berjalan dengan tertib dan lancar. Pemantapan ini kata Rai Mantra bertujuan untuk memberikan pengalaman dan tambahan pengetahuan kepada siswa sehingga pada saat pelaksaaan UN nantinya siswa tidak kelimpungan dan grogi. “Jadi para siswa sudah betul-betul siap dalam menghadapi UN. Jangan memandang UN sebagai sebuah hal yang menakutkan, hadapi UN dengan persiapan yang lebih matang sehingga nantinya dapat mengerjakan soal-soal dengan lebih mudah, jika sudah tenang dan siap pasti dapat lebih mudah dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan,” katanya. Lanang Jelantik mengatakan untuk pelaksanaan pemantapan UN ini biaya sepenuhnya ditanggung oleh Pemkot Denpasar melalui dana APBD 2010, termasuk biaya pengadaan naskah, LJK (Lembar Jawaban Komputer) dan Pensil. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran kepada siswa terhadap soal-soal yang akan diujikan nantinya. “Walaupun demikian saya minta siswa tetap mengikuti kegiatan pemantapan ini dengan serius,” katanya. Disamping itu menurut mantan Kepala Sekolah SMA 3 Denpasar ini untuk mendukung kelancaran pelaksanaan UN ini, pihaknya juga telah menyiapkan dua buah perangkat Opscan yang cukup canggih. Alat yang bernilai 500 juta per unit ini mampu memeriksa Lembar Jawaban Komputer (LJK) 100 lembar per 1 menit secara otomatis. ” Setelah dimasukkan kunci jawaban alat ini bekerja secara otomatis memeriksa LJK. Jadi dengan dengan demikian tidak mungkin akan terjadi permainan atau kecurangan oknum petugas atau guru untuk mengubah jawaban. Disamping untuk mempercepat pemeriksaaan juga soal keakuransianya dijamin tidak akan ada kebocoran,”tegasnya. Sementara Kabid Dikdas Dikpora Kota Denpasar IB. Alit, S.Pd mengatakan peserta UN untuk tingkat SMP di Kota Denpasar mencapai 10.221 siswa yang terdiri dari 51 sekolah dan terbagi dalam 10 sub rayon. Untuk pelaksanaan pemantapan ini masih diawasi oleh guru sekolah bersangkutan, tetapi pada pelaksaan UN akan pengawasan akan dilakukan secara silang. Mata Pelajaran yang diujikan untuk tingkat SMP meliputi Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, IPA dan Matematika. Sementara untuk SD peserta UN nya mencapai 12.232 siswa dengan 5 bidang studi yakni Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Matematika dan PPKN. Peserta UN untuk tingkat SMA menurut Kabid Dikmen Drs. Wayan Suparta, MM berjumlah 5.600 siswa dan SMK sebanyak 4.900 siswa. (Dw)