Wara-Wiri MOS Kota Denpasar
Sesuai dengan tema MOS Kota Denpasar yaitu Sejuk, Sehat dan Berbudaya SMP, SMA dan SMK se-Kota Denpasar melakukan kegiatan pengenalan lingkungan sekaligus penghijauan di sekitar area sekolah. Untuk menambah wawasan mengenai lingkungan, peserta MOS diberikan ceramah mengenai Dampak dari pemanasan global atau yang sering disebut "Global Warming" . Untuk antisipasi pengaruh penggunaan Narkoba dan HIV/AIDS, SMA PGRI 4 Denpasar mengundang Kisara untuk memberikan penyuluhan mengenai hal tersebut dan SMAN 1 Denpasar mengundang Poltabes dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Sesuai dengan tema Sehat, MOS SMP, SMA dan SMK se-kota Denpasar melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk secara serempak ke desa / kelurahan di seputar Kota Denpasar sesuai dengan tempat yang telah ditentukan. Agar peserta MOS tidak "Gaptek" maka mereka dibekali dengan pengenalan teknologi informasi (TI). MOS yang berbudaya dicerminkan dengan mengadakan tirta yatra ke Pura Teratai Bang Bedugul oleh SMA PGRI 4 Denpasar sedangkan SMAN 1 Denpasar mengadakan kemah 1 hari di Desa Pejeng yang bertujuan untuk membandingkan kehidupan di pedesaan dengan di perkotaan. Di SMKN 1 Denpasar MOS tahun ini diadakan bakti sosial sekaligus tracking di wilayah Danau Buyan..
Menurut Waka Kurikulum SMA PGRI 4 Denpasar; Drs. I Made Suarsana yang ditemui team redaksi Cyberschool Kota Denpasar mengatakan MOS itu bukan perploncoan seperti yang dibayangkan selama ini oleh siswa. MOS adalah bagaimana mengajak siswa baru untuk menyenangi lingkungan sekolah barunya.