Menu

12 SMP di Denpasar Ikuti Uji Coba Asesmen Non Akademik Tahap 2

  • Rabu, 09 Oktober 2024
  • 360x Dilihat

DENPASAR – Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan uji coba Asesmen Non Akademik (ANA) Tahap 2. Sebanyak 12 SMP negeri dan swasta di Kota Denpasar mengikuti uji coba ini yang berlangsung selama dua hari, pada 9-10 Oktober 2024.

Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, A.A. Putu Gede Astara, menjelaskan bahwa setiap sekolah yang ditunjuk mengirimkan 30 siswa dari kelas 9 sebagai peserta asesmen secara sampling. Pengawasan selama pelaksanaan asesmen dilakukan oleh pengawas silang dari beberapa sekolah lain yang juga berpartisipasi.

Sekolah yang terpilih untuk melaksanakan uji coba ANA Tahap 2 meliputi:

  1. SMPN 1
  2. SMPN 2
  3. SMPN 3
  4. SMPN 4
  5. SMPN 8
  6. SMPN 10
  7. SMP PGRI 2
  8. SMP PGRI 8
  9. SMP Sapta Andika
  10. SMP Dwijendra
  11. SMP Bintang Persada
  12. SMP Kristen Harapan Denpasar

Astara menekankan bahwa tujuan dari uji coba ANA ini adalah untuk mengumpulkan informasi mengenai karakteristik butir soal yang sedang dikembangkan, serta mengevaluasi keefektifan pengambilan data. Hal ini mencakup efektivitas waktu yang diberikan, format soal, dan kesiapan jaringan.

Soal-soal yang diujicobakan akan mengukur potensi siswa dalam tujuh aspek kemampuan: verbal, kuantitatif, penalaran, spasial, mekanik, penggunaan bahasa, dan klerikal. Diharapkan, asesmen ini dapat memberikan data yang relevan, objektif, dan akurat mengenai kondisi anak, terutama terkait permasalahan dan hambatan belajar yang dihadapi.

Asesmen ini juga membantu guru dalam mengidentifikasi potensi setiap siswa, mempersiapkan lingkungan belajar yang mendukung, dan menentukan layanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan khusus mereka. Hasil dari asesmen ini akan digunakan untuk memantau perkembangan siswa dan memberikan layanan yang sesuai dengan kemampuan mereka.

Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati, S.Pd., berharap uji coba ANA ini dapat memberikan gambaran utuh mengenai profil siswa, sehingga dapat memberikan dukungan yang lebih optimal dan menyusun program pembelajaran yang lebih efektif sesuai kebutuhan masing-masing siswa.(pk)