Menu

12.901 Siswa SMP di Denpasar Ikuti UN

  • Selasa, 10 Mei 2016
  • 863x Dilihat

Tercatat 12.901 siswa SMP sederajat di Kota Denpasar mengkuti ujian nasional (UN) tahun pelajaran 2015/2016. Dari 66 SMP negeri dan swasta di Kota Denpasar, empat sekolah menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yakni, SMP Chis, Doremi, Dyatmika, dan Taman Rama.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Denpasar Made Raka meninjau pelaksanaan UN hari pertama, Senin (9/5) kemarin di SMPN 10 Denpasar dan SMP Dharma Praja. Secara umum, Jimmy Sidharta mengatakan, pelaksanaan UN SMP hari pertama yang mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia berjalan aman dan lancar.

“Laporan yang kami terima sampai saat ini UN berjalan lancar dan soal-soal telah dididtribusi dengan baik,” ujar Jimmy saat memantau pelaksanaan UN di SMPN 10 Denpasar.

Jimmy menegaskan, selama pelaksanaan UN sekolah harus mengedepan integritas. Nilai kejujuran, kata Jimmy Sidharta harus terus ditingkatkan yang tak terlepas dari komitmen bersama dan peran serta para guru dan orang tua.

Jimmy juga mengatakan nilai UN tidak menjadi penentu kelulusan, namun nilai UN nantinya sebagai pemetaan sekolah untuk mencari sekolah dijenjang berikutnya. “Kejujuran dalam pelaksanaan UN yang berintegritas harus terus terjaga yang nantinya menjadi tolak ukur secara nasional,” ujar Jimmy.

Sementara Made Raka menambahkan, pelaksanan UN SMP sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur operasional standar (POS) UN. Pihak sekolah dan pengawas diharapkan mentaati rambu-rambu yang telah dituangkan dalam POS UN. Seperti tidak membawa HP, tidak ngobrol dan membaca koran saat bertugas di ruangan ujian.

Terkait dengan pelaksanaan UNBK tingkat SMP, kata Raka masih terkendala dalam sarana dan prasarana komputer. Disdikpora Kota Denpasar, kata dia, mendorong SMP negeri maupun swasta di Kota Denpasar ke depan bisa lebih siap melaksanakan UNBK.

UN tingkat SMP tahun ini dilaksanakan selama empat hari hingga Kamis (12/5) mendatang. Mata pelajaran yang di-UN-kan meliputi Bahasa Indonesia, Metematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengatahuan Alam. Sementara bagi siswa yang berhalangan mengikuti UN utama diberi kesempatan mengikuti UN susulan yang dilaksanakan mulai Senin (16/5) hingga Kamis (19/5).