Menu

14 Jabatan Kepala Sekolah di Denpasar Kosong

  • Rabu, 20 April 2016
  • 1199x Dilihat

Sebanyak 14 jabatan kepala sekolah (kasek) dari tingkat SD, SMP dan SMA negeri di Kota Denpasar hingga kini masih kosong.  Posisi kasek yang saat ini lowong sebagian besar karena pejabat sebelumnya sudah memasuki masa pensiun dan ada yang meninggal dunia.

‘’Untuk sementara, segala urusan administrasi di sekolah-sekolah yang tidak ada kepala sekolahnya itu ditangani seorang plt (pelaksana tugas - red),’’ ujar Kabid Tenaga Kependidikan Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Selasa (19/4) kemarin.

Rinciannya, posisi kasek lowong itu 11 di antaranya berada di jenjang pendidikan SD dan tiga sisanya adalah SMPN 6 Denpasar, SMAN 2 Denpasar dan SMAN 7 Denpasar. Sebelas posisi kasek lowong pada jenjang pendidikan SD yakni SDN 2 Dauh Puri, SDN 7 Pemecutan, SDN 14 Sesetan, SDN 25 Pemecutan, SDN 3 Sesetan, SDN 3 Pemecutan, SDN 2 Serangan, SDN 8 Pemecutan, SDN 20 Dangin Puri, SDN 2 Padangsambian dan SDN 1 Sanur.

Wiratama menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan calon-calon pengganti kepala sekolah tersebut. Sudah ada nama-namanya, jadi tinggal menunggu hari baik saja. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tim dari Badan Kepegawaian dan pihak terkait lainnya untuk proses pengisian jabatan kasek yang lowong tersebut.

‘’Untuk rolling atau mutasi kasek yang telah lama menjabat di sekolah tertentu dan sejenisnya, kami masih pikirkan. Yang jelas, saat ini kami prioritaskan dulu pengisian kasek yang lowong. Proses pengisian kasek ini sudah berjalan sejak awal Januari 2016 dan jika prosesnya lancar, sebelum penandatanganan ijazah SD, SMP, dan SMA seluruh posisi kasek lowong itu sudah terisi semua,’’ katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kota Denpasar, I Gede Semara, juga mendesak Pemerintah Kota Denpasar segera mengisi jabatan kasek yang kosong tersebut. Menurut dia, keberadaan kepala sekolah definitif itu sangat mendesak lantaran tanda tangan mereka diperlukan untuk keperluan administrasi UN dan ijazah siswa.

Oleh karena itu, dia berharap secepatnya ditetapkan kasek definitif sehingga tidak sampai mengganggu kelancaran UN dan penandatangan ijazah. Dikatakan, pihaknya sempat menanyakan soal kepastian pengisian tersebut. Namun, dari informasi yang diterimanya, kini tinggal menunggu pengangkatan atau pemberian SK kepada masing-masing calon kasek. ‘’'Mengingat UN SMA/SMK sudah selesai, dan akan disusul UN SMP dan UST SD sudah sangat dekat, tolonglah secapatnya itu diisi,'' ujarnya.