Menu

Besok, Naskah UN SMA/SMK Tiba di Bali

  • Kamis, 17 Maret 2016
  • 1233x Dilihat

Soal Ujian Nasional (UN) SMA/MA, SMA LB dan SMK berbasis kertas atau paper based test (PBT) untuk wilayah Bali sudah selesai dicetak. Naskah soal tersebut dijadwalkan tiba di Bali, Jumat (18/3) besok. Pengiriman naskah UN yang proses pencetakannya di PT Manunggal Jaya, Semarang, Jawa Tengah dilakukan melalui jalur darat. Kabid Jibang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali I Gede Ketut Seputera Aryadi, mengatakan hal itu, Rabu (16/3) kemarin.

Menurut Seputera Aryadi, proses pengiriman naskah UN itu akan dikawal ekstra ketat oleh aparat kepolisian dari Polda Jawa Tengah. Begitu tiba di Bali, soal UN akan langsung disimpan di gudang percetakan di Jalan Kargo Permai, Denpasar. Selanjutnya, 1 April mendatang, naskah soal UN tersebut baru didistribusikan ke masing-masing kabupaten/kota se-Bali.

‘’Proses pengiriman naskah soal-soal UN dari percetakan sampai ke Bali, termasuk keamanan menjadi tanggung jawab percetakan. Selama proses percetakan, pendistribusian dan penyimpanan soal UN dijaga ekstra ketat,’’ katanya.

Guna menjaga kerahasiaan dokumen negara tersebut, kata Seputera Aryadi, selama disimpan di gudang tersebut, keamanan naskah UN tetap dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Ditegaskan, di mana pun soal UN disimpan akan dijaga polisi.

Termasuk ketika pendistribusian soal ke sekolah-sekolah serta membawa kembali lembar jawaban komputer (LJK) ke Denpasar. ‘’Artinya, pengawas maupun siswa baru melihat soal-soal UN pada hari H pelaksanaan UN sehingga peluang terjadinya kebocoran sangat kecil,’’ ujarnya.

Seputera Aryadi menambahkan, naskah soal-soal UN itu juga diamankan dengan sistem segel yang dibuat secara berlapis yakni hingga tiga lapis. Sistem segel tiga lapis itu merupakan standar wajib pengamanan naskah soal-soal UN.

Pertama, sampul soal disegel kemudian dimasukkan ke plastik dan langsung disegel untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam kardus kemudian disegel lagi. Segelnya sampai tiga lapis. Sistem ini diharapkan mampu meminimalisasi kemungkinan terjadinya kebocoran soal UN.

UN tahun ini akan diberlakukan dua sistem yakni sistem UN berbasis kertas atau paper based test (PBT) dan UN berbasis komputer atau computer based test (CBT). Jumlah peserta UN SMA/MA, SMALB dan SMK tahun ini tercatat 53.860 siswa. Terdiri dari 25.818 siswa SMA, 959 siswa MA, 42 siswa SMALB dan 27.041 siswa SMK.

UN SMA PBT akan dilaksanakan pada 4-6 April 2016, sementara SMK PBT dilakukan hingga 7 April 2016. Untuk sekolah yang menggunakan CBT UN digelar lebih lama yakni 4-7 dan 11-12 April 2016 untuk SMA dan 4-7 April untuk SMK.