Menu

Dharmatula Purnama di SMKN 5 Denpasar

  • Senin, 23 Mei 2016
  • 944x Dilihat

Pelaksanaan persembahyangan Purnama di SMKN 5 Denpasar, Sabtu (21/5) lalu tampak beda dengan sekolah lainnya. Usai persembahyangan bersama para siswa dan guru mengikuti dharmatula disampaikan oleh Jero Dalang Pande Ketut Kaca Winaya, tentang peran siswa dan guru di sekolah.

Jero Dalang Pande Ketut Kaca mengaku bangga rerahinan Purnama di SMKN 5 Denpasar diisi dengan dharmatula. Ia menekankan pentingya menghormati Catur Guru yakni orang tua di rumah, guru di sekolah, pemerintah dan Tuhan. Diingatkan, jangan sampai kita tak menghormati guru. Buatlah guru di sekolah dan guru rupaka di rumah tentram dengan perbuatan yang baik. Berkat jasa mereka kita menjadi manusia seutuhnya.

Menurut Kepala SMKN 5 Denpasar Ketut Sumerta, S.Pd., dharmatula ini pas dengan semangat SMKN 5 Denpasar meningkatkan kenyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa, untuk mengantisipasi terjadinya degradasi moral. Acara ini diharapkan bisa meningkatkan iman dan takwa, meningkatkan mental dan spritual siswa serta menguatkan karakter melahirkan SDM Bali yang terampil dan berkarakter.

Selain rutin melaksanakan persembahyangan bersama tiap Purnama dan Tilem, tiap piodalan Saraswati juga dilangsungkan dharma wacana. Sekolah ini juga melangsungkan upacara saat Tumpek Lendep dan Tumpek Krulut.

Ia bersyukur berkat disiplin, kerja keras siswa dan guru di sekolah, mampu melahirkan siswa berprestasi dan mengantarkan lulusan berintegritas, menguasai ilmu, komptensi dan memiliki sikap moral yang baik. Di antaranya, Putu Teguh Wiguna Mahendra  yang pernah meraih juara LKS nasional dan debat bahasa Indonesia, dan pada 22 Mei ini mewakili Bali di LKS Nasional di Malang, bidang tourist industry.

’’Kita berharap dengan penguatan karakter mampu memunculkan kualitas dan muaranya pada peningkatan prestasi siswa dan lembaga,’’ ujarnya.

Sumerta menambahkan, mulai Juni ini, SMKN 5 Denpasar memiliki busisness centre. Busisness centre ini akan mensinergiskan kelima kompetensi keahlian siswa untuk bisa dijual kepada masyarakat umum. Di antaranya, Akomodasi Perhotelan dengan tata grahanya, Jasa Boga untuk catering, Tari dan Tabuh untuk entertaimen, Panca Yadnya dan acara lainnya.

Penguatan di busisness centre ini, kata dia, merupakan inovasi SMKN 5 Denpasar memperkuat jiwa kewirausaan lulusan. Dengan begitu tamatan SMKN 5 Denpasar sudah memiliki job tersendiri.