Soal ujian nasional (UN) tingkat SMA/MA, SMA Luar Biasa dan SMK tahun 2015 didistribusikan ke kabupaten/kota se-Bali sekitar pukul 06.00, Jumat (10/4). Pendistribusian soal UN tersebut mendapat pengawalan ketat polisi bersenjata dari Polda Bali.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani, didampingi Kabid Jibang Gede Ketut Seputra Aryadi, mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh jajaran Disdikpora kabupaten/kota terkait pengamanan dan pengawasan UN SMA/SMK sederajat yang digelar serentak mulai 13 April mendatang. Ditegaskan, jumlah soal UN telah disesuaikan dengan peserta UN SMA/SMK sederajat yakni 52.517 siswa. Mereka terdiri dari 26.762 siswa SMA/MA, 25.720 siswa SMK dan dan 35 siswa SMALB.
Wardhani berharap pelaksanaan UN tahun ini berjalan lancar dan aman. Kekacauan pelaksanaan UN beberapa tahun lalu di Bali dengan banyaknya kekurangan naskah soal UN dan soal yang tertukar menjadi pengalaman pahit dan sangat berharga serta tak boleh terulang dalam UN tahun ini. ‘’Sejauh ini belum ada laporan kekurangan sampul UN atau yang tertukar. Soal UN terdistribusikan tepat waktu dan tidak ada masalah serta mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian,” ujar Wardhani.
Di Denpasar, naskah soal dan LJK tiba di kantor Dinas Dikpora sekitar pukul 09.00. Naskah soal dan LJK yang terbungkus kardus dan tersegel tiga lapis itu kemudian diturunkan dari mobil boks dan dipilah. Usai dipilah, naskah soal dan LJK itu didistribusikan ke masing-masing subrayon. Soal UN SMA disimpan di delapan sekolah subrayon yakni SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5, SMAN 6, SMAN 7 dan SMAN 8 Denpasar. Sedangkan soal UN SMK disimpan di tiga subrayon yakni SMKN 1, SMKN 2 dan SMKN 4 Denpasar.
Soal-soal UN baru didistribusikan kepada SMA/MA, SMALB dan SMK pada hari H pelaksanaan UN, Senin (13/4) mendatang yang siswa-siswanya tercatat sebagai peserta UN tahun pelajaran 2014/2015. Guna menjamin keamanan soal ujian itu, pihak subrayon meminta bantuan aparat kepolisian yang melakukan penjagaan khusus pada malam hari.
Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, mengatakan, naskah soal dan LJK yang diterima sesuai dengan jumlah siswa dan ruang UN di masing-masing sekolah. Para pelajar SMA dan SMK diharapkan tidak perlu cemas mengenai persiapan logistik UN. ‘’Lembar soal dan jawaban ujian sudah aman. Para pelajar fokus saja untuk hadapi UN nanti,’’ ujar Eddy Mulya.
Eddy Mulya memastikan proses pengamanan tetap sesuai standar yang dipersyaratkan. Sebab, dijaga ekstra ketat oleh tenaga keamanan sekolah, dan aparat kepolisian. “Kami jamin tak ada soal atau lembar jawaban yang bocor. Dan, kami percaya pada sekolah,’’ tegasnya.
Secara umum, kata dia, pihaknya sudah siap menyukseskan pelaksanaan UN SMA/MA dan SMK. Bahkan, sudah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh kepala SMA/SMK di Denpasar. Begitu pula dengan persiapan teknis pelaksanaan UN, seperti penataan bangku yang bakal mulai dilaksanakan, Sabtu (113/4) ini. (putra)