Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bali periode 2010-2015, Dr. I Gede Wenten Aryasudha, M.Pd., kembali terpilih menjadi Ketua PGRI Bali untuk periode 2015-2020. Wenten Aryasudha terpilih dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PGRI Bali yang digelar di Denpasar, Jumat (13/2) kemarin. Konferprov dibuka Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta.
Ketua Panitia Penyelenggara Konferprov PGRI Bali, Drs. Wayan Dhania, M.Pd., melaporkan, konferensi diikuti 158 dari unsur pengurus cabang PGRI se-Bali, unsur ketua, sekretaris umum dan bendahara PGRI kabupaten/kota se-Bali, pengurus pleno PGRI Bali, pengurus besar PGRI, badan kelengkapan organisasi provinsi, serta badan panasehat.
Dalam kepengurusan PGRI Bali lima tahun ke depan, Wenten Aryasudha didampingi Wakil Ketua, Dr. Wayan Rika, M.Pd., Drs. Wayan Dhania, M.Pd., Dr. Made Suada, M.M., dan Drs. Wayan Sarjana. Sekretaris Umum, Mercy Victoria Gigir, S.Pd., dan Bendahara, Drs. IGN Wiratha, M.M. Pelantikan dilakukan Ketua PB PGRI, Dr. Unifah Rosyidi.
Aryasudha memiliki tiga fokus utama sebagai Ketua PGRI Bali terpilih. Pertama, memperkuat internal organisasi terutama kepada keanggotan, peningkatan kinerja pengurus, keuangan atau pendanaan organisasi, serta meningkatkan peran strategis dari dewan kehormatan guru. Kedua, PGRI akan memfokuskan kepada peningkatan kompetensi dan penegakkan kode etik guru. Ketiga, dia berjanji PGRI akan memastikan hak-hak guru bisa diterima dengan baik serta aspirasi guru tersampaikan. ‘’Terpenting meningkatkan martabat guru menuju pendidikan yang bermutu,’’ tandas Aryasudha.
Ia menyebutkan, anggota PGRI di Bali sekitar 51 ribu lebih, dan tidak sedikit anggota PGRI dipercaya sebagai pengurus organisasi desa, seperti bendesa adat, kelian banjar, ketua koperasi bahkan sampai dipercaya sebagai kelian subak juga ada dari guru. Jumlah guru yang banyak ini, dikatakan Aryasudha, memerlukan perhatian yang serius dari pemerintah baik berkaitan dengan manajeman, distribusi, peningkatkan profesional, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan hukum.
Ketua PB PGRI, Unifah Rosyidi, menyampaikan selamat kepada Wenten Aryasudha yang terpilih kembali memimpin PGRI Bali. Unifah yang juga Kepala Pusat Pengembangan Profesi Tenaga Kependidikan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjamin Mutu Pendidikan Kementerian menyampaikan bahwa perkembangan Bali dalam dunia pendidikan memiliki grafik prestasi yang luar biasa. Dimana prestasi pendidikan di Bali baik dari tenaga pendidik maupun siswanya, mampu menduduki prestasi di tingkat nasional maupun internasional melalui perlombaan yang diikuti. Ia juga mengingatkan agar Bali jangan sampai lengah dalam menghadapi persaingan global.
Wagub Sudikerta saat membuka acara konferensi mengharapkan, PGRI Bali turut mencetak para pendidik yang berkualitas dan memiliki kompetensi sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah. Sudikerta mengemukakan, bahwa dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan Pemprov Bali pada tahun ini menganggarkan 21 persen dari APBD untuk pendidikan, melebihi dari yang diatur oleh standar nasional sebesar 20 persen.
Konferprov PGRI Bali juga dihadiri Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Inspektur Provinsi Bali, perwakilan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, Kepala Dinas Pendidkan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, serta undangan lainnya. (Putra)
03 Februari 2026
26 Maret 2026