Menu

Implementasi Kurikulum 2013, 450 Guru SD Jalani Diklat

  • Rabu, 18 Februari 2015
  • 3909x Dilihat

Sedikitnya 450 guru tingkat sekolah dasar (SD) di Kota Denpasar, dibekali materi impelementasi Kurikulum 2013 (K-13). Peserta adalah guru kelas III dan VI, yang tahun depan akan menerapkan K-13. Workshop dibuka oleh Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Made Raka, S.E., M.Si., Ak., di SD 33 Dangin Puri, Kamis (12/2).
Raka mengatakan, program K-13 ini menggunakan pelajaran tematik dari Kelas I sampai Kelas VI, namun untuk tahun ini dimulai dari Kelas 1, 2, 4, 5 dan untuk Kelas 3, 6 menyusul tahun ajaran depan. Dalam kegiatan ini didahului dengan presentasi tentang apa, bagaimana, dan mengapa K-13.
Bersama Tim LPMP Bali, ia memberikan pemahaman tentang misi kurikulum ini yang menitikberatkan aspek sikap, disamping pengetahuan dan keterampilan, serta perlunya melaksanakan pembelajaran yang interaktif, berorientasi pada siswa (learner-centered), dan menggunakan pendekatan saintifik, dengan asesmen yang autentik.
Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mensosialisasikan kehadiran kurikulum baru, serta membantu guru dalam pelaksanaan kurikulum ini ke depan, sehingga dapat meminimalisir resistensi serta memudahkan guru dalam menjalankan tugasnya sebab buku-buku digratiskan dari pemerintah.
Dengan mengetahui dan memahami lebih awal, kata Raka, diharapkan guru-guru SD terutama guru kelas III dan VI siap dan sudah menguasai Kurikulum 2013 saat diimplementasikan nanti. “Jadi, nantinya penyampaian berbagai materi ke anak didik lebih cepat dan tepat,” harap Raka.
Raka menyebutkan, pembelian buku bisa menggunakan dana BOS reguler dan pendamping. Ia menyebutkan, dana BOS reguler tahun ini sebesar Rp 800 ribu per siswa/tahun, meningkat dari tahun lalu sebesar Rp 580 ribu per siswa/tahun. Sementara dana BOS pendamping sebesar Rp 180 ribu per siswa/tahun. ‘’Untuk pembelian buku tak lebih dari Rp 100 ribu per anak,’’ katanya. (Putra)