Menu

Kadisdikpora Denpasar Sebut Tidak Ada Kendala ANBK SMP

  • Rabu, 20 September 2023
  • 679x Dilihat

DENPASAR - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar menyebut hampir tidak ada kendala dalam pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang SMP sederajat, baik dari kehadiran siswa, pelaksanaan protokol kesehatan, suplay listrik hingga akses internet.

"Saya berharap bahwa pelaksanaan ANBK tahun ini berjalan dengan baik dan lancar, karena semua permasalahan telah dimitigasi sebelumnya di simulasi ANBK yang dilaksanakan minggu lalu,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Selasa (19/9/2023).

Kadisdikpora Agung Wiratama kembali turun mengecek pelaksanaan ANBK hari kedua, Selasa (19/9/2023) di SMP PGRI 2 dan SMP Sapta Andika Denpasar. Dari pantauan di dua sekolah itu tidak ditemukan kendala dalam pelaksanaan ANBK. Disdikpora Kota Denpasar juga sudah berkoordinasi dengan PLN agar selama asesmen nasional tidak ada upaya pemadaman listrik.

Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni, melaporkan, pihaknya sudah mempersiapkan ANBK dengan maksimal. Persiapan dimulai dari sosialisasi, pembentukan panitia, menyiapkan perangkat, dan jaringan internet WiFi. Termasuk mengikuti simulasi ANBK.

“Semoga ANBK berjalan dengan baik dan lancar, dan rapor pendidikan kami bisa lebih baik lagi,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala SMP Sapta Andika Denpasar, I Gede Eka Nuryada. Menurut Eka Nuryada dengan adanya simulasi yang dilakukan sebelum pelaksanaan ANBK ini membuat peserta tidak menemui kesulitan yang berarti. Peserta dapat mengerjakan ANBK ini dengan baik dan lancar.

ANBK di dua sekolah ini dibagi dalam tiga sesi. Masing-masing sesi diikuti 15 siswa kelas 8. Peserta didik kelas 8 yang terpilih secara random. Pengawas ruangan melibatkan pengawas dari sekolah lain dalam satu subrayon.

Kadisdikpora AA Gede Wiratama, mengapresiasi ANBK di SMP PGRI 2 dan SMP Sapta Andika Denpasar berjalan tertib dan disiplin. ANBK jenjang SMP sederajat di Kota Denpasar dimulai pada Senin (18/9/2023) hingga Kamis (21/9/2023) yang diselenggarakan dalam dua gelombang, masing-masing dua hari. Sekolah bisa memilih untuk menyelenggarakan ANBK pada gelombang pertama atau kedua, bergantung kondisi dan kesiapan masing-masing sekolah.

Total siswa jenjang SMP dan MTs di Kota Denpasar yang mengikuti ANBK tercatat 3.415 siswa dari 88 sekolah. Tercatat 75 sekolah menggunakan mode daring dan 13 sekolah semi daring. Setiap sekolah mengajukan 45 siswa kelas 8 sebagai peserta utama ditambah lima siswa sebagai peserta cadangan. Ada juga sekolah mengajukan kurang dari 45 siswa, disesuaikan dengan jumlah siswa kelas 8.

Tercatat dua sekolah yang melaksanakan ANBK menumpang di sekolah lain, yaitu  SMP Pertiwi Dewata menumpang di SMPN 1 Denpasar, dan SMP Pemecutan menumpang di SMPN 4 Denpasar.(psb/pk)