Kepala SMKN 4 Denpasar, Drs. Nyoman Selem Darmana, M.M., Senin (9/6) kemarin melepas 372 siswa kelas XII yang sukses lulus 100 persen. Pada upacara pelepasan tersebut Selem Darmana menyerahan secara simbolis dua orang anak didiknya pada Ketua Komite.
Pelepasan kemarin juga dihadiri Kadisdikpora Kota Denpasar, Ir. IGN Eddy Mulya, S.E., M.Si., serta disaksikan para dewan guru, dan Kepala SMK PGRI 3 Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana, M.M., beserta undangan lainnya.
Kadisdikpora IGN Eddy Mulya, mengacungkan jempol dengan prestasi siswa SMKN 4 Denpasar. Prestasi ini, kata dia, menunjukkan SMKN 4 Denpasar sudah dikelola dengan baik. Semua itu berkat kerjasama dan kerja keras civitas akademika sekolah ini.
‘’SMKN 4 Denpasar patut diberikan apresiasi tinggi karena perkembangannya yang luar biasa. Hal ini terbukti dengan beragam prestasi yang diraih, baik akademis maupun non-akademis. Kami harap dengan performa fisik yang luar biasa, ke depan pengelolaan juga bisa diarahkan lebih meningkatkan prestasi,'' ujar Eddy Mulya, di sela-sela acara tersebut.
Dari 372 siswa yang dilepas, 168 orang dari jurusan Tata Boga, 43 siswa Tata Busana dan 161 orang dari Akomodasi Perhotelan. Siswa yang meraih nilai 10 besar terbaik di SMKN 4 dan siswa yang berprestasi di LKS, diberikan penghargaan yang langsung diserahkan oleh Kasek Nyoman Selem Darmana di acara perpisahan kemarin.
Siswa peraih 10 besar terbaik di SMKN 4 Denpasar masing-masing, Ni Putu Cindy Ayu Ekayani dengan nilai 37,80, Ni Putu Novi Anggreni (37,47), Komang Ayu Ratika Dewi (37,37), I Putu Sudarta (37,37), Marindra Kusuma Sari (37,37), Ni Putu Ekarini (37,10), Eka Supriana (36,79), Aldi Juniawan (36,74),Kadek Suryantini (36,71), Ananta Kusuma (36,64), Ary Sumartini (36,63), dan Junior Rumamby (36,54).
Juara LKS masing-masing Putu Dian Wahyuni juara I cookery, Putu Eka Suprianan juara II service, Gede Agus Aldi Juniawan juara II akomodasi perhotelan dan Mulia Dewi juara II busana. Hasil UN juga mencatat 6 siswa meraih nilai 10 pada mata pelajaran Matematika.
Selem Darmana menegaskan hampir 80 persen lulusannya teserap di dunia kerja, sisanya melanjutkan studi. Bahkan ada sebagian lulusanya menjadi pengusaha mandiri khususnya di sektor Tata Boga dan Tata Busana.
Khusus bagi lulusan di Tata Busana, Selem Darmana mengaku sampai kehabisan stok. Ini berarti materi dan keterampilan yang diberikan di sekolah sangat link and match dengan dunia kerja. Sebagian besar dari lulusan Tata Busana ini menjadi pengusaha mandiri. Inilah yang ia katakan sebagai SDM tangguh yang profesional.
Hanya saja, kata Selem Darmana, minat calon siswa untuk memilih Tata Busana masih perlu digenjot. Ia mengaku tak mengerti dengan kondisi ini padahal peluang kerjanya sangat besar dan paling laris di pasaran.
Ketua Komite, Nyoman Madiun, mengakui prospek sekolah ini makin cerah. Pariwisata Bali yang sudah normal, kata dosen STP Bali ini, memerlukan tenaga kerja. Ia bersyukur memiliki SMKN 4 Denpasar karena SDM-nya sangat mudah dikelola saat bekerja dibandingkan lulusan SMA
03 Februari 2026
26 Maret 2026