TAHUN anggaran 2015, Pemkot Denpasar dipastikan kembali menyalurkan beasiswa kepada siswa dari keluarga miskin. Mengantipasi agar pendistribusian beasiswa itu tidak sampai salah sasaran, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Denpasar selaku instansi yang menyalurkan beasiswa itu mempercayakan seleksi awal maupun pengajuan nama-nama calon siswa yang dinilai berhak menerima beasiswa itu kepada pihak sekolah.
Menurut Kabid Bina Program Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Made Merta, M.Si., pihak Disdikpora belum merasa perlu membentuk tim verifikasi khusus. Artinya, pihak sekolah yang proaktif mendata siswa-siswanya yang dinilai layak menerima beasiswa tersebut. ‘’Sebelum diajukan ke Disdikpora, tentu saja masing-masing sekolah harus melakukan cross-check ke lapangan guna mengetahui kondisi perekonomian orang tua siswa calon penerima beasiswa secara riil. Beasiswa itu kami siapkan untuk siswa-siswa dari keluarga miskin mulai jenjang pendidikan SD, SMP hingga SMA/SMK,” kata Made Merta, Selasa (27/1) kemarin.
Meskipun mempercayakan seleksi awal itu kepada pihak sekolah, kata mantan guru SMAN 3 Denpasar itu, pihak Disdikpora tidak secara otomatis merealisasikan seluruh permohonan beasiswa yang diajukan sekolah. Guna meminimalisasi terjadinya pendistribusian beasiswa yang salah sasaran, pihaknya tetap melakukan cross-check ke lapangan.
Hanya saja, tegas Made Merta yang sebelumnya juga menjabat Kabid Pemuda Olahraga Disdikpora Kota Denpasar ini, cross-check itu dilakukan secara acak atau menggunakan sistem sampling. “Dalam mengajukan permohonan beasiswa itu, kami percaya pihak sekolah tidak akan memberikan data palsu. Pasalnya, merekalah sebenarnya yang paling mengetahui kesulitan yang dihadapi para siswanya. Misalnya, siswa miskin itu sering nunggak iuran komite atau kewajiban lainnya,” ujarnya. (pus)
03 Februari 2026
26 Maret 2026