Menu

MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar, Kedepankan Disiplin dan Sarat Pendidikan Karakter

  • Selasa, 12 Juli 2016
  • 2962x Dilihat

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bernapaskan budaya kini menjadi model di banyak  sekolah. Pendidikan budi pekerti dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya mewarnai pembukaan MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar, Senin (11/7) kemarin.

Kepala SMK PGRI 5 Denpasar, Dra. Ni Ketut Nuka, mengatakan, MPLS lebih banyak diisi dengan pemberian informasi tentang sekolah. Siswa baru yang berjumlah 730 siswa dari dua program keahlian yakni Akomodasi Perhotelan dan Tata Boga itu diberikan pendidikan budi pekerti, wawasan berbangsa dan bernegara, ceramah kebersihan lingkungan dan sebagainya. Ini bertujuan  untuk menempa disiplin, mental dan spiritual siswa.

Selain itu, MPLS berbudaya banyak diisi dengan informasi soal studi dan atraksi kesenian Bali. Ditegaskan, MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar jauh dari kesan perploncoan dan kekerasan. Tidak ada hukuman mencari barang langka. Hukuman kepada peserta yang terlambat tetap diberikan namun sifatnya mendidik. Yang lebih penting lagi, siswa baru diajak ikut menjaga kebersihan Kota Denpasar lewat aksi bersih lingkungan dan PSN.

Siswa juga dikenalkan kegiatan ekstrakurikuler unggulan. Di antaranya untuk program Akomodasi Perhotelan dibuka ekstrakurikuler making bad dan florist, sedangkan di program keahlian Tata Boga dibuka ekstra fruit curving dan art coffee serta ekstrakurikuler juggling.

Ketut Nuka didampingi Wakasek Kesiswaan AA Gede Agung Udiyana Putra, S.Pd.; Wakasek Kurikulum Tati Rachmawati; Wakasek Humas IB Nyoman Anom dan Wakasek Sarana Wayan Darya Kusuma, mengucapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan  masyarakat terhadap mutu pendidikan di SMK PGRI 5 Denpasar. Siswa baru, kata Ketut Nuka, selain banyak berasal dari SMP PGRI di Kota Denpasar, juga datang dari luar Kota Denpasar seperti dari Badung, Tabanan, Bangli, Karangasem bahkan Singaraja.

Dikatakan Ketut Nuka, kemajuan sekolah adalah buah dari disiplin. Baik disiplin siswanya, guru dan stokeholders di sekolah. Terlebih SMK PGRI 5 Denpasar adalah sekolah kejuruan berbasis pariwisata. Karenanya, disiplin sangat diutamakan. ‘’Ini sejalan dengan visi dan misi SMK PGRI 5 Denpasar melahirkan siswa yang makin berkualitas, menjadikan anak bangsa yang berguna,’’ tegas Ketut Nuka.

Ketua Komite Drs. Wayan Darya Kusuma, M.Pd., menyatakan kualitas dan fasilitas SMK PGRI 5 Denpasar sama dengan SMKN 5 Denpasar. Untuk menjaga kepercayaan masyarakat, SMK PGRI 5 Denpasar terus meningkatkan pelayanan dan sarana pendukung belajar.

SMK PGRI 5 Denpasar saat ini sedang merampungkan pembangunan gedung lain IV untuk ruang serbaguna, hotel mini berkelas hotel bintang lima, 12 ruang kelas, ruang guru dan parkir. Sekolah ini juga sudah dilengkapi sarana seperti kitchen, lab restoran, lab hotel dan semua organisasi kesiswaan memiliki ruangan khusus.