Menu

MPLS di Yayasan Dwijendra, Menyenangkan dan Menumbuhkan Generasi Berkarakter

  • Selasa, 12 Juli 2016
  • 1745x Dilihat

Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar tahun ini patut bersyukur karena mampu merekrut siswa baru 1.337 orang. Mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Senin (11/7) kemarin. Pembukaan MPLS dilakukan Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar, M.S. Chandra Jaya ditandai dengan penyematan atribut MPLS dan pelepasan balon ke udara. Acara juga dihadiri Ketua Pengawas Yayasan dr. Ketut Karlota.

Dari jumlah itu peserta MPLS terbanyak datang dari SMA Dwijendra yakni  sebanyak 759 siswa, disusul SMP Dwijendra sebanyak  423 siswa, SMK Dwijendra sebanyak 94 siswa, TK dan PG  sebanyak  24 orang dan SD sebanyak  37 siswa.

Ketua Panitia MPLS, Ni Wayan Nadi Supartini, menjelaskan MPLS di lingkungan Yayasan Dwijendra akan berlangsung hingga Sabtu (16/7) mendatang. MPLS bertujuan untuk memperkenalkan siswa kepada lingkungan fisik sekolah, seluruh komponen sekolah serta aturan , norma dan budaya serta tata  tertib yang berlaku.

Siswa baru juga diperkenalkan organisasi sekolah, ektra kurikuler yang ada sesuai bakatnya serta menanamkan sikap mental, spiritual, buti pekerti yang baik, bertanggung jawab dan toleransi. Termasuk memperkenalkan berbagai nilai positif sebagai implementasi penanaman iman dan ilmu.

Kegiatan MPLS secara bersama akan dilaksanakan Selasa (12/7) ini bertempat di Wantilan Gedung DPRD Bali. Dilanjutkan Jumat (15/7) dengan kegiatan sisya upanayana dan Sabtu (16/7) melaksanakan Tirta Gumana.

Ketua Yayasan Dwijendra Pusat M.S. Chandra Jaya merasa bangga Dwijendra menjadi pilihan pertama dan utama bagi masyarakat Bali.  Dwijendra dikejar masyarakat karena mutu dan pendidikan disiplinnya.

Makanya kepercayaan ini dia akan emban dengan memberi pelayanan terbaik kepada anak bangsa ini. Termasuk akan menjadi pelopor kembangkitan penumbuhan budi pekerti yang dicanangkan pemeritah.

Dia mengingatkan kasek, guru, OSIS untuk memberikan pembinaan mental yang terbaik untuk melahirkan SDM yang cerdas dan  berbudi luhur. Buatlah MPLS yang menyenangkan, menumbuhkan  jiwa kebersamaan dengan konsep ‘’Manyambraya, rahayu kapanggih’’ sehingga siswa baru menyenangkan dan suka sekolah di Dwijendra.

Chandra Jaya menekankan  agar siswa baru sekarang belajar dipimpin dan memimpin. Jadilah generasi pemilik masa depan, mereka bukan sekadar pewaris negeri melainkan yang menentukan nasib bangsa ini ke depan. Untuk itu dia minta generasi sekarang ini menumbuhkan semangat lewat kerja keras, mulai dari sekolah.’’ Capailah cita-citamu lewat kerja keras dan doa yang sungguh-sungguh,’’ujarnya.

Para guru diingatkan untuk terus menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi efektif, bekerjasama dalam menumbuhkan  budi pekerti. Jadilah panutan dan contoh yang baik. Makanya menteri mengajak jadikanlah sekolah ini sebuah taman yang menyenangkan dan menantang, bukan sekolah tertutup bagi elemen masyarakat

Ditegaskan pula, guru dan kasek harus menjadi  teladan sepanjang tahun. Bergerak cepat untuk membentuk bangsa yang kokoh. Sebab para siswa ini adalah calon pemimpin bangsa saat kita merayakan 100 tahun  kemerdekaan Indonesia.