Pelaksanaan Ujian Sekolah Terkoordinasi (UST) SD/MI pada hari pertama di Denpasar, Senin (18/5) kemarin, berjalan tertib dan lancar. UST SD di Denpasar diikuti 213 sekolah negeri dan swasta dengan jumlah peserta 14.564 siswa. Tidak ada laporan ada sekolah yang mengalami kekurangan naskah soal maupun terjadi kerusakan naskah soal dan lembar jawaban.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, Ir. IGN Eddy Mulya, S.E., M.Si., didampingi Kabid Dikdas, I Made Raka, S.E., M.Si., Ak., saat memantau UST di SDN 1 dan SDN 4 Sumerta, secara tegas mengintruksikan agar kepala SD/MI menjadi "penjaga gawang" kredibilitas UST, terutama dari berbagai kecurangan dan penyimpangan. Para kepala sekolah, melalui UPT Disdikpora Kecamatan diingatkan jangan menghalalkan segala cara untuk mendongkrak hasil ujian para siswanya, antara lain dengan membentuk tim sukses untuk memberikan jawaban kepada masing-masing siswa. ‘’Ini jelas tidak mendidik dan merusak kredibiltas ujian,’’ tegasnya.
Untuk itu perangkat UN termasuk pengawas diminta bekerja sesuai tupoksinya. Di antaranya melarang siswa membawa barang elektronik ke dalam ruangan dan mengawasi ujian secara seksama bukan melakukan tugas lainnya. Sekalipun UST tak dipakai syarat kelulusan, Kadis meminta jajaran sekolah untuk memotivasi siswa meraih nilai terbaik. Apalagi sekolah di Denpasar selalu meraih predikat terbaik di UST setiap tahun.
Dia menambahkan bukan itu yang dicari melainkan agar UST berjalan jujur dengan prestasi yang sebenarnya. Untuk itu dia minta sekolah atau guru jangan sampai membantu siswa apalagi menyebarkan isu kunci jawaban bocor.
Sementara itu, sesuai data yang dirangkum dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, enam siswa tidak dapat mengikuti UST, dengan keterangan dua siswa sakit. Kemudian tiga siswa berhenti sekolah dan seorang siswa lagi meninggal dunia menjelang pelaksanaan ujian.
Kadisdikpora berharap, siswa yang sakit kondisinya cepat pulih sehingga bisa mengikuti ujian susulan yang dimulai Kamis 28 Mei mendatang.
Di SDN 1 Sumerta tercatat 101 siswa mengikuti UST dan hadir semua. Demikian juga di SDN 4 Sumerta tercatat 45 peserta UST dengan kehadiran 100 persen.
Kepala SDN 1 Sumerta, Dra. Ketut Puspawathi, M.Pd., dan Kepala SDN 4 Sumerta Dra. IA Putri Masyanuida, menegaskan semua ketentuan pelaksanaan UST dijalankan secara disiplin. Semua tas dan HP siswa dikumpulkan di luar ruangan dan pengawas dilarang membaca koran maupun bermain HP. (putra)