PENDAFTARAN Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2015 mulai dibuka, Rabu (22/1) hingga 8 Maret serentak di seluruh Indonesia. Pendaftaran PDSS ini merupakan langkah pertama bagi siswa dan sekolah untuk mengikuti SNMPTN 2015 ini. Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, SpPD, KEMD., mengatakan hal itu, Kamis (23/1).
Suastika didampingi Pembantu Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa MS., menjelaskan, PDSS merupakan sistem dimana sekolah memasukkan nilai rapor siswanya untuk proses seleksi SNMPTN. Proses pengisian PDSS merupakan langkah awal dalam SNMPTN sebelum para siswa yang saat ini sedang duduk di kelas terakhir SLTA mendaftar SNMPTN.
Suastika mengatakan, langkah dan tata cara dalam PDSS ini tidak berbeda dengan tahun lalu. Antara lain data nilai siswa yang masuk berdasarkan hasil ujian akhir tiap semester minimal hingga lima semester. Kemudian setiap siswa memiliki "password" masing-masing untuk memasukkan datanya. ‘’Syarat mutlak bagi siswa kelas tiga SLTA tahun ini untuk dapat mengikuti SNMPTN adalah apabila data prestasi akademiknya terekam di PDSS dan ini merupakan kewajiban kepala sekolah untuk mengisinya. Jika sekolah tidak mengisi PDSS secara online di web yang telah disediakan maka para siswa di sekolah yang bersangkutan tidak dapat mengikuti SNMPTN,’’ ujar Suastika.
Suastika mengingatkan, seleksi jalur SNMPTN ini hanya untuk mengisi 50 persen daya tampung calon mahasiswa baru di Unud. Lima puluh persen kursi yang tersisa akan diperebutkan lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Jalur Mandiri. Rinciannya, 30 persen kursi akan diisi lewat SBMPTN dan 20 persen kursi lagi akan diisi lewat Seleksi Jalur Mandiri. ''Mereka yang tidak lulus SNMPTN jangan putus asa karena peluang untuk melanjutkan pendidikan ke Unud masih terbuka lebar. Ingat, masih ada seleksi lewat jalur SBMPTN dan Jalur Mandiri untuk mengisi 50 persen daya tampung yang tersisa,'' katanya mengingatkan. (putra)
03 Februari 2026
26 Maret 2026