Menu

Penghargaan ‘’Sekolah Berintegritas’’ di berikan oleh Presiden kepada Tiga SMP Negeri di Denpasar.

  • Senin, 28 Desember 2015
  • 1314x Dilihat

Kota Denpasar patut berbangga karena berhasil memperoleh kado istimewa pada akhir tahun 2015. Tiga SMP Negeri di Denpasar dianugrahi penghargaan ‘’Sekolah Berintegritas’’ oleh Presiden Joko Widodo. Ketiga SMP Negeri itu adalah SMPN 2, SMPN 4 dan SMPN 8 Denpasar.

Piagam penghargaan sebagai sekolah dengan indeks integritas ujian nasional tertinggi se-Indonesia diterima langsung Kepala SMPN 2 Denpasar, Putu Suarka, S.Pd., M.Pdh.; Kepala SMPN 4 Denpasar, Drs. Wayan Dhania, M.Pd., dan Kepala SMPN 8 Denpasar, Wayan Murah, S.Pd., di Istana Negara, Jakarta, 21 Desember lalu. Penghargaan tersebut merupakan reward bagi sekolah-sekolah yang menjaga integritasnya selama pelaksanaan UN.

Menurut Dhania, indeks ini dibuat dengan memperhatikan konsistensi integritas sekolah, yaitu cara dan proses siswa melaksanakan UN dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Penilaian indeks integritas UN ini bagian dari penerjemahan revolusi mental; prestasi tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga di ranah moral seperti nilai kejujuran.

‘’Dengan penghargaan ini kami merasa bangga, dan merupakan tantangan memupuk dan menumbuhkan nilai integritas dan kejujuran dalam diri siswa dan sekolah. Prestasi penting, jujur yang utama,’’ ujar Wayan Dhania, Putu Suarka dan Wayan Murah, kompak.

Putu Suarka menambahkan, di SMPN 2 Denpasar, pendidikan karakter dan kejujuran ditanamkan lewat budaya Satvam, Shivam, Sundaram, ajaran Tri Kaya Parisudha, percaya dengan hukum karmapala dan ditambah 4 B yakni belajar, bekerja, berdoa dan berdikari (mandiri).

Satvam, dikatakan Putu Suarka, warga sekolah bisa berpikir, berkata dan berbuat yang baik dan benar. Shivam mengarahkan warga sekolah pada kebajikan, kekerabatan dan peduli terhadap sesama maupun dengan lingkungan. Sundaram menciptakan kedamian dalam diri sendiri maupun orang lain.  Dengan konsep ajaran Hindu ini pula mengantarkan SMPN 2 Denpasar sukses di prestasi, dan berkomitmen mencetak generasi muda antikorupsi.

Sementara Wayan Dhania menyebutkan, anugrah sekolah berintegritas ini semakin memantapkan eksistensi dan dedikasi SMPN 4 Denpasar  sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri dalam pelestarian dan penyelamatan lingkungan serta predikat sekolah antikorupsi yang tetapkan tahun 2010. Selain mendongkrak prestasi akademis dan non akademis.

Hal yang sama juga dikatakan Wayan Murah. Ia menyebut, anugrah sekolah berintegritas ini mampu meningkatkan gengsi sekolah yang unggul dalam seni dan budaya.

Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kota Denpasar, Made Raka, S.E., M.Si., Ak., mengatakan bangga dan mengapresiasi keberhasilan tiga SMP negeri di Denpasar ini meraih penghargaan indeks integritas UN tertinggi. Ia berharap UN 2016 mendatang tidak hanya tiga SMP Negeri ini yang mendapatakan penghargaan indeks integritas UN tetapi SMP lain.

Ia mengungkapkan, kejujuran adalah nilai fundamental dalam membangun bangsa. Disinilah pentingnya integritas dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas. Integritas adalah pondasi untuk melahirkan generasi berkarakter.