Menu

Perkemahan Pramuka SMP PGRI 3 Denpasar, Wadah Revolusi Mental Lahirkan Calon Pemimpin Berkarakter

  • Senin, 08 Juni 2015
  • 5335x Dilihat
Gudep 03.535-03.536 SMP PGRI 3 Denpasar menggelar perkemahan ‘’Menuju Penggalang Ramu’’ selama tiga hari Rabu hingga Jumat, 3-5 Juni 2015 di Taman Jepun di Denpasar. Perkemahan ini dibuka Ketua YPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar, Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M., ditandai dengan pelepasan balon dan pengalungan tanda peserta kemah diiringi tabuh baleganjur.
Yang menarik, pelepasan balon oleh Nengah Madiadnyana bersama Kamabigus Gudep 03.535-03.536 sekaligus Kepala SMP PGRI 3 Denpasar, Dr. I Made Suada, M.M., M.Si., dengan terlebih dahulu memutus tali (pita) balon warna merah putih dengan sebilah kapak. Aktivitas ini sebagai wujud melepaskan diri dari belenggu penderitaan dengan ilmu pengetahun yang disimbolkan dengan kapak yang tajam untuk mencapai kehidupan yang lebih cerah.  
Made Suada mengatakan, perkemahan diikuti 372 siswa kelas VII. Kepramukaan, kata dia, sangat penting dalam era sekarang untuk pembentukan pendidikan karakter. Perkemahan pramuka ini dikaitkan dengan program Walikota yakni Denpasar Sejahtera.
Melalui  ajang ini, pramuka yang menjadi ekstrakurikuler wajib di Kurikulum 2013 merupakan wadah yang tepat bagi revolusi mental generasi muda untuk mencapai kesejahteraan. Pendidikan karakter ada di pramuka, makanya sekolah mensuport kegiatan pramuka dengan dana sekolah.
Dia bangga siswanya sangat antusias mengikuti kegiatan kepramukaan bisa dijadikan model kepramukaan di Denpasar. Aktivitas kepramukaan di SMP PGRI 3 Denpasar, kata dia, lebih menekankan pendidikan karakter membentuk calon pemimpin Pancasila sesuai Dasa Darma dan Tri Satya.
Made Suada mengatakan pramukanya banyak berperan dalam lomba-lomba termasuk kegiatan di outdoor dan bakti sosial. Sekolah menyiapkan anggaran khusus untuk aktivitas kepramukaan. Termasuk fasilitas, tenda serta keperluan lainnya. ''Jadi, kami pro dengan aktivitas kepramukaan, sesuai amanat UU No. 12/2010 soal Gerakan Pramuka,'' ujarnya.
Ketua YPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar, Nengah Madiadnyana menyatakan, salut dengan agenda ini dapat mengangkat citra positif sekolah kepada masyarakat. Ditegaskan, kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti orang muda yang suka berkarya.
Diharapkan event ini dapat ditiru persekolahan PGRI di Kota Denpasar. Dengan demikian sekolah PGRI ikut berperan menanamkan nilai luhur dan Pancasila melalui pendidikan karakter lewat gerakan Pramuka merupakan wadah revolusi mental generasi muda Indonesia. (putra)