Menu

Porsenijar Kota Denpasar SMAN 1 Denpasar Kawinkan Prestasi Olahraga dan Seni

  • Senin, 28 April 2014
  • 3398x Dilihat

SMAN 1 Denpasar (Smansa) selain dikenal gudangnya siswa berotak cerdas di bidang akademik, juga gudang atlet dan artis potensial. Buktinya pada gelaran Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar 2014, SMAN 1 Denpasar mencatat prestasi membanggakan dengan mengawinkan juara umum bidang olahraga dan seni.

Kepala SMAN 1 Denpasar, Drs. Nyoman Purnajaya, M.Pd., tersenyum lebar saat menerima piala dari Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, bersama Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, saat penutupan Porsenijar, Sabtu (26/4) lalu di GOR Ngurah Rai Denpasar.

Kontan saja usai menerima piala tetap juara umum, atlet dan seniman Smansa bersorak gembira merayakan kemenangan lengkap dengan yel-yel Smansa. Kedua piala diarak keliling Kota Denpasar hingga malam hari.

Di bidang olahraga, SMAN 1 Denpasar membukukan 40 medali emas, 19 perak, 13 perunggu. Sukses SMAN 1 Denpasar tidak lepas dengan sumbangan terbesar dari cabang favoritnya yakni renang yang menyumbang 19 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu. Karate menyumbang 5 emas, 4 perak dan 2 perunggu. Tenis lapangan 4 emas dan 2 perak. Panjat tebing menyumbang 3 emas. Bulu tangkis 3 emas dan 2 perak. Tenis meja 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Atletik 1 emas, 1 perak dan 4 perunggu. Serta, catur, basket, dan judo masing-masing  menyumbang 1 emas.

Selain keluar sebagai juara umum, atlet SMAN 1 Denpasar juga mencatat prestasi sebagai atlet terbaik yang diraih Ni Made Pranita Sulistya Devi dari cabang bulu tangkis.

Sementara di bidang seni, SMPN 1 Denpasar mengemas tujuh emas, empat perak dan lima perunggu. Medali emas masing-masing diraih dari lomba Tari Jauk, tari Jaran Teji, gender wayang berpasangan, rindik berpasangan, baca puisi putra, lagu pop putra dan putri. Medali perak dipersembahkan dari cabang lomba menyalin huruf latin ke huruf Bali putri, dharma wacana putra-putri, baca puisi putri . Sedangkan medali perunggu diraih dari cabang lomba menyalin aksara latin ke huruf Bali putra-putri, makekawin putra, melukis putra, paduan suara.

Purnajaya mengatakan, prestasi ini sangat luar biasa. Apalagi mampu mengawinkan prestasi di bidang olahraga dan seni yang pernah diraih tujuh tahun lalu tepatnya tahun 2007. ‘’Prestasi ini sangat mengejutkan bagi kami. Apalagi mampu menyandingkan juara olahraga dan seni ,’’ ujar Purnajaya.

Purnajaya mengatakan, prestasi nonakademis yang diraih SMPN 1 Denpasar ini membuktikan sukses sekolah menyeimbangkan otak kanan dan kiri siswa. Mereka diasah melalui puluhan jenis pengembangan diri.

Ia mengatakan, kiat sekolah memajukan prestasi siswa dengan melibatkan pembina dari luar, kendati harus membayar mahal. Prestasi ini, kata Purnajaya, juga berkat dukungan OSIS, pembina dan orangtua siswa. Ini yang ia sebut kerja sama yang baik untuk membangun prestasi sekolah.